ADVERTISEMENT

Janji Ridwan Kamil dan Senyum Bocah Kembar Siam Dempet Perut Asal Garut

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 17:54 WIB
Bocah kembar siam dempet perut asal Garut
Foto: Bocah kembar siam dempet perut asal Garut (Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

Senyuman terpancar dari wajah Al Dewi Putri Ningsih (8) dan Al Putri Anugrah (8) begitu turun dari mobil desa siaga. Bocah kembar siam dempet perut asal Wanaraja, Kabupaten Garut itu antusias ketika hendak masuk ke sebuah rumah makan di Bandung, Senin (30/8/2021).

Kedatangan dua bocah tersebut rupanya telah ditunggu oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) Dedi Supandi. Dedi kemudian menyapa kedua gadis cilik periang itu dan bertanya sejumlah hal.

"Lihat di videonya kemarin, katanya Putri sama Dewi bisa bersalawat," tanya Dedi.

"Bisa, Shalatullah Salamullah Alla Yasin Habibillah. Shalatullah Salamullah Alla Yasin Rasulillah," senandung kedua bocah tersebut di atas kursi roda.

Memiliki kondisi tubuh yang istimewa, tak menyurutkan Putri dan Dewi untuk menambah wawasan. Keduanya juga memiliki ingatan yang kuat, dan tekun menghafal Al-Quran.

Bocah kembar siam dempet perut asal GarutBocah kembar siam dempet perut asal Garutsaat video call dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana/detikcom).

Selain itu, kedua bocah itu juga berkesempatan melakukan video call dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. "Putri dan Dewi suka salat sama ngaji enggak?" kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

"Bisa, amma yatasa alun...," ucap keduanya dengan kompak. Wajah Kang Emil pun tampak puas dengan lantunan demi lantunan ayat yang terucap dari kedua bocah tersebut.

"Mau dikasih hadiah apa?" tanya Kang Emil.

"Apa saja, yang penting bagus," ucap Putri dan Dewi sambil terkekeh.

Kang Emil pun berjanji untuk menemui kedua bocah tersebut bila suatu hari berkunjung ke Garut. "Nanti kalau Pak Gubernur ke Garut kita bertemu ya," ujar Kang Emil.

Iwan Kurniawan (43), ayah dari Putri dan Dewi mengatakan kedatangannya ke Bandung untuk mengukur ulang kursi roda yang digunakan oleh si kembar. Seperti diketahui, sejak 2017 lalu si kembar telah menggunakan kursi roda untuk beraktivitas.

"Kursi rodanya harus didesain khusus, kursinya sekarang sudah kekecilan. Anak-anak kan cerita kalau dia tak nyaman," ujar Iwan.

Kadisdik Jabar Dedi Supandi sengaja menemui si kembar setelah keduanya melakukan pengukuran kursi roda di RSHS. "Wartawan punya inisiatif (melakukan pengukuran kursi roda), Putri dan Dewi diukur berapa kapasitas kaitan kursi roda. Karena kursi roda mereka untuk melanjutkan aktivitas sehingga perlu didesain khusus," kata Dedi.

Dedi mengatakan, sedikitnya ada tiga barang yang diperlukan oleh bocah kembar tersebut yaitu kursi roda, tongkat untuk berjalan dan meja belajar khusus. "Mudah-mudahan kita semua bisa, saya juga sudah mencoba menghubungi KCD Garut untuk melakukan pendampingan. Anaknya ini cukup cerdas dan daya ingatnya luar biasa," katanya.

"Kita bantu di bidang pendidikan, ananda Putri dan Dewi masih sekolah SD. Saya sudah kontak ke MKKS, mudah-mudahan ada umurndan rejeki. Akan kita terus dampingi siapa pun kadisnya nanti, saya titipkan mereka harus masuk sekolah negeri dan penuhi apa yang mereka inginkan," ujarnya Dedi.

(yum/mso)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT