300 Ibu Hamil Meninggal COVID-19 di Jabar, Dinkes Gencarkan Vaksinasi

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 25 Agu 2021 08:34 WIB
pregnant asian female use tissue paper close mouth and nose, she cough and feeling fever, pregnancy and people concept - sick pregnant woman blowing nose with paper tissue at home
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/mkitina4)
Bandung -

691 orang ibu hamil meninggal di tengah pandemi COVID-19 ini, 300 di antaranya meninggal. Data itu berdasarkan data dari 27 kabupaten/kota yang masuk ke Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Jawa Barat per tanggal 23 Agustus 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Jabar) Nina Susana Dewi mengatakan, wanita hamil memiliki peningkatan risiko menjadi berat bila terinfeksi COVID-19, khususnya pada wanita hamil dengan kondisi medis tertentu.

"Ibu hamil merupakan golongan yang rentan terinfeksi COVID-19, karenanya vaksinasi terhadap mereka sangat penting untuk segera dilakukan," kata Nina dalam keterangannya, Selasa 24 Agustus 2021.

Untuk menekan terjadinya risiko yang lebih tinggi kepada ibu hamil dan bayi dalam kandungan bila terinfeksi virus Corona, maka diperlukan upaya vaksinasi COVID-19. Nina mengatakan, pemberian vaksinasi kepada ibu hamil aman.

"Upaya pemberian vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil tersebut telah direkomendasikan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional," ucapnya.

"Vaksin COVID-19 aman bagi ibu hamil, karena dengan vaksin akan menjadikan sehat, baik untuk ibunya maupun sehat untuk anak yang dikandungnya," kata Nina melanjutkan.

Ia menegaskan, data per 1 Agustus 2021, jumlah sasaran ibu hamil di Jabar per tahun sebanyak kurang lebih 900 ribu orang dan yang sesuai dengan kriteria vaksinasi yaitu usia kehamilan 13-34 minggu sebanyak 193.479 orang.

"Sampai dengan tanggal 23 Agustus 2021, jumlah ibu hamil yang sudah divaksinasi sebanyak 3.419 orang untuk dosis 1 dan yang sudah divaksinasi dosis 2 sebanyak 12 orang," katanya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi (POGI) Jabar Soni Sasotya menyatakan vaksinasi COVID-19 ini penting untuk melindungi ibu hamil terhadap COVID-19 yang hingga saat ini masih mewabah.

"Kami menargetkan, vaksinasi bagi ibu hamil di seluruh Jawa Barat bisa tercapai dan selesai dilakukan hingga akhir Oktober 2021 mendatang," katanya.

Plt. Direktur Utama RSHS Irayanti menegaskan, RSHS siap menyukseskan percepatan pelayanan vaksinasi bagi Ibu Hamil Indonesia.

Ira menambahkan bahwa ibu hamil harus mendapatkan vaksin agar dapat menurunkan risiko kejadian persalinan prematur dan komplikasi kehamilan lainnya serta diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu hamil.

"Persiapan untuk ibu hamil yang akan divaksin sama halnya dengan masyarakat umum. Pastikan kondisi ibu dalam keadaan sehat saat akan divaksin, jika memiliki penyakit komorbid, ibu dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter," ucapnya.

Kick off pelaksanaan vaksinasi ibu hamil dilaksanakan pada 19 Agustus 2021 di RSHS Bandung bersama-sama dengan POGI Jabar, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jabar, Ikatan Bidan Indonesia Jabar bekerja sama dengan RSUP dr. Hasan Sadikin serta Fakultas Kedokteran UNPAD yang diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Jabar.

Simak juga video '1.498 Bumil di DIY Terpapar Covid-19, 67 Jiwa Meninggal Dunia':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mud)