Survei IPB: Mahasiswa Alami Gangguan Mental Selama Pandemi

M. Sholihin - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 15:28 WIB
poster
Ilustrasi (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Bogor -

Hasil survei persepsi masyarakat Kota Bogor berkaitan pandemi COVID-19 mengungkap adanya penyakit yang dialami warga yaitu hipertensi dan gangguan kesehatan mental.

Ibu rumah tangga (IRT), tokoh agama dan mahasiswa menjadi tiga kelompok yang mendominasi mengalami dua penyakit itu. Survei dilakukan atas kolaborasi Pemkot Bogor dan tim peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) University terhadap 20.819 responden yang tersebar di 68 kelurahan di Kota Bogor.

Sasaran survei berusia 18-55 tahun dengan berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan. Proses survei via online ini dilakukan pada periode 3-14 Agustus 2021.

Salah satu pertanyaan yang diajukan yakni terkait penyakit baru yang dialami selama pandemi COVID-19. Hasilnya, ada dua penyakit yang dialami responden selama pandemi, yakni hipertensi dan gangguan kesehatan mental.

Kepala LPPM IPB Univesity Ernan Rustiadi mengatakan mahasiswa menjadi kelompok responden yang mendominasi gangguan kesehatan mental. Kelompok selanjutnya yakni organisasi non profit, korban PHK, dan PNS.

Sementara tokoh ulama, menjadi kelompok yang mendominasi alami hipertensi selama pandemi, diikuti kelompok IRT, pensiunan dan pedagang dengan modal mandiri.

"Dampak kesehatan ini, hipertensi dan kesehatan mental. Kita lihat begitu ya, ternyata ada perbedaan jika dilihat dari sisi pekerjaannya. Nah tokoh agama cenderung hipertensi ya, juga pensiunan. Nah, mahasiswa cenderung menjawab gangguan kesehatan mental selama pandemi, diikuti organisasi non-profit, korban PHK dan PNS," kata Ernan.