Jadi Ikon Jawa Barat, Karakter Si Kabayan Perlu Direkonstruksi

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 12 Agu 2021 21:15 WIB
Cerita Si Kabayan yang jadi ikon Jawa Barat perlu direkonstruksi
Yayat Hidayat (Foto: Istimewa)
Bandung -

Warga Sunda pasti tahu Si Kabayan. Berbagai kisah tentang Si Kabayan sudah banyak diangkat mulai dari cerita pendek hingga layar lebar. Tokoh dongeng asal Jawa Barat inipun sudah memiliki banyak karakter sesuai yang dipilih pembuat cerita.

Terbaru, cerita Si Kabayan akan diangkat ke dalam sketsa komedi yang akan ditayangkan di televisi dan media sosial. Web series berjudul Kabayan Abad 21 (Kabayan Milenial) ini diproduseri Yayat Hidayat, akademisi asal Jawa Barat yang juga banyak berkiprah di dunia politik.

Ditemui di sela-sela kegiatan syuting lakon tersebut, Yayat mengaku memiliki panggilan untuk membuat drama tersebut. Hal utamanya adalah untuk mengubah citra Si Kabayan yang menurutnya sudah menjadi ikon Jawa Barat.

Selama ini, menurutnya Si Kabayan identik dengan sosok yang kurang baik seperti lugu, pemalas, dan kurang berpendidikan. Padahal, Yayat meyakini karakter itu tidak sesuai dengan warga Jawa Barat yang justru memiliki banyak sisi positif.

"Melalui sketsa ini, kami ingin menghapus pandangan terhadap ikon Jawa Barat. Kita ingin merekonstruksi Si Kabayan. Bahwa Jawa Barat ini identik dengan kecerdasan," katanya di Bandung, Kamis (12/8/2021).

Yayat pun memastikan bahwa Si Kabayan dalam ceritanya ini merupakan sosok berpendidikan dan mampu beradaptasi dengan kondisi kekinian. Selain tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi, menurutnya lakon utama itu pun memiliki keterampilan digital yang baik tanpa melupakan kebudayaan daerahnya.

Yayat mengungkapkan, lakon Si Kabayan yang digarapnya ini merupakan wujud aktualisasi idealismenya khususnya dalam mempertahankan kebudayaan Jawa Barat. Dia meyakini melalui sinematografi ini akan lebih mudah dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat.

"Film ini merupakan instrumen yang paling komunikatif dibanding yang lainnya. Paling disukai semua generasi. Sehingga untuk mentransfer informasi, pengetahuan, sangat tepat kalau medianya film," ungkapnya.

Selain ingin merekonstruksi karakter Si Kabayan, melalui lakon tersebut Yayat berharap semakin banyak masyarakat yang mau melestarikan lingkungan dan kebudayaan. Hal ini dibuktikan dengan pemilihan lokasi syuting di salah satu kawasan yang kental dengan unsur alam dan budaya.

"Kami ingin menyampaikan budaya Sunda ke seluruh Indonesia bahkan dunia. Makanya kami syutingnya di daerah ekowisata," ucap mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat tersebut.

Dia pun mengajak semua masyarakat khususnya generasi muda untuk bersama-sama menjaga budaya lokal. "Kalau bukan kita khususnya generasi muda, mau sama siapa lagi," ujarnya.

Sekedar diketahui, sketsa komedi Si Kabayan ini diperankan oleh sejumlah artis asal Jawa Barat seperti Ki Daus, Ceu Edoh, Nendy, dan Reka Ayu Adella.

(wip/mud)