Kasus Sempat Turun, Positif Aktif di Bandung Bertambah Lagi

Wisma Putra - detikNews
Senin, 09 Agu 2021 09:10 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Bandung -

Setelah beberapa hari mengalami penurunan, kasus aktif COVID-19 di Kota Bandung kembali naik. Angkanya bertambah 83 kasus.

Dari informasi teranyar yang ditayangkan laman Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung, kasus aktif COVID-19 mencapai 6.425 atau bertambah 83 kasus dari sehari sebelumnya. Pasien sembuh mencapai 31.339 atau bertambah 112 orang dari sehari sebelumnya, dan 1.318 meninggal atau bertambah 2 orang dari sehari sebelumnya.

Sekadar informasi, untuk kasus konfirmasi positif aktif COVID-19 sempat mengalami penurunan dalam rentang waktu sepekan terakhir. Pada Senin (2/8) penurunan kasus positif aktif mencapai 1.882, Selasa (3/8) penurunan kasus positif aktif COVID-19 ada 234, Rabu (4/8) penurunan kasus positif aktif tercatat 211. Lalu, pada Kamis (5/8), penurunan kasus positif aktif jumlahnya 435, dan Jumat (6/8) penurunan kasus positif aktif mencapai 84.

Sedangkan kenaikan kasus terjadi, Sabtu (7/8) kemarin, yaitu penambahan kasus positif aktif mencapai 10 kasus. Kemudian pada Minggu (8/8) terjadi penambahan 38 kasus.

Informasi dari Dinkes Kota Bandung, Kamis (5/8), Bed Occupancy Rate (BOR) di 30 rumah sakit untuk pasien konfirmasi dan suspek sebanyak 1.186 tempat tidur. Jumlah tersebut sekitar 53,35 persen dari 2.223 tempat tidur yang ada.

Keterisian tersebut berkurang 87 tempat tidur dari hari sebelumnya. Berarti tersedia 1.037 tempat tidur kosong di seluruh rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Bandung. Sedangkan tempat isolasi untuk kasus konfirmasi tanpa gejala di 3 hotel, per 5 Agustus 2021, jumlah keterisian 48 kamar dari 135 kamar yang tersedia atau hanya terisi sekitar 35,6 persen.

Saat ini, terdapat 7.981 kasus COVID-19 yang tengah isolasi mandiri di rumah dan dipantau oleh Puskesmas dan Tim Kewilayahan (Kecamatan, Kelurahan, RW). Wali Kota Bandung Oded M Danial meminta warga agar tetap meningkatkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

(wip/bbn)