Beras 'Batu' Dibagikan ke Warga Pandeglang, Ini Respons Bulog

Rifat Alhamidi - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 18:57 WIB
Beras Batu di Pandeglang
Foto: Beras batu bantuan PPKM di Pandeglang (Rifat Alhamidi/detikcom).
Pandeglang -

Pihak Bulog akhirnya buka suara terkait penemuan beras 'batu' yang dibagikan kepada warga Pandeglang, Banten untuk bantuan PPKM. Mereka tak menampik temuan ini karena bisa saja beras tersebut kondisinya sudah tidak layak dikonsumsi akibat faktor cuaca sebelum diterima oleh warga.

"Jadi kalau dilihat dari kondisinya, itu sepertinya karena faktor cuaca. Soalnya kami dapat laporan tadi, pas berasnya diturunkan itu kondisi di sana sedang hujan besar. Kemungkinan itu kena ke berasnya sehingga mempengaruhi kualitasnya juga," kata Kepala Bulog Sub Divre Pandeglang-Lebak M. Wahyudin saat ditemui detikcom di ruang kerjanya, Kamis (5/8/2021).

Sebagai penyedia, Wahyudin menyebut pihaknya telah bekerjasama dengan anak perusahaan PT. Pos yaitu PT. Pos Logistik untuk distribusi bantuan beras kepada warga selama PPKM. Seharusnya kata dia, tanggung jawab soal kualitas beras itu ada di tangan PT. Pos yang memang menyalurkannya secara langsung kepada penerima.

"Karena kami sebagai penyedia itu sudah memastikan beras yang mau disalurkan kepada warga kondisinya betul-betul terjaga. Jadi kan begini alurnya, setelah keluar dari gudang Bulog, beras-beras ini kemudian dibawa oleh Poslog (PT. Pos Logistik). Sebetulnya tugas kami sudah putus di sana, karena dari tim PT. Pos juga punya petugas untuk mengecek kembali kualitas beras-beras tersebut sebelum diterima oleh warga," ungkapnya.

Meski begitu, Wahyudin tak mau menyalahkan pihak manapun terkait temuan beras 'batu' tersebut. Pihaknya akan berkoordinasi dengan PT. Pos supaya kejadian ini tidak terulang lagi nantinya.

"Kami akan koordinasikan dengan PT. Pos. Intinya, jangan sampai terjadi lagi karena ini kan merupakan bantuan yang dinantikan oleh masyarakat apalagi yang terdampak dengan pandemi COVID-19," ucapnya.

Pihaknya juga memastikan akan mengganti semua beras yang sudah tidak layak dikonsumsi tersebut. Jika warga lainnya menemukan kualitas beras serupa, ia berharap temuan itu bisa segera dilaporkan ke pihak desa atau kelurahan setempat supaya bisa diganti dengan kualitas yang lebih layak untuk dikonsumsi.

"Temuan ini bukan cuma di Pandeglang soalnya, di Lebak juga ada. Tapi kami pastikan barangnya akan diganti, tinggal dilaporkan saja jika memang masyarakat ada yang menemukan barang yang mereka terima kondisinya sudah seperti itu," pungkasnya.

Sebelumnya, warga Pandeglang, Banten, dihebohkan dengan temuan beras yang kondisinya sudah menggumpal seperti batu. Beras bansos tersebut untuk warga yang terdampak PPKM.

Beras terbungkus karung bertuliskan 'Bantuan Beras PPKM 2021' ini dibagikan kepada warga di Kelurahan Pandeglang, Selasa (3/8). Saat karung dibuka, kondisi beras itu sudah kuning dan penuh gumpalan yang mengeras seperti batu.

(mso/mso)