Beras 'Batu' Dibagikan ke Warga Pandeglang, PT Pos: Penyedianya Bulog

Rifat Alhamidi - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 14:54 WIB
Beras Batu di Pandeglang
Beras dalam karung ini sudah menggumpal seperti batu. (Foto: Rifat Alhamidi/detikcom)
Pandeglang -

PT Pos Indonesia Cabang Pandeglang angkat bicara mengenai temuan beras bansos PPKM yang kondisinya sudah menggumpal seperti batu. Pihak PT Pos menyatakan hanya bertugas sebagai pengantar bantuan logistik itu kepada warga di Pandeglang yang terdampak PPKM.

"Kami hanya bertugas sebagai transporter. Kalau untuk kaitan kualitas berasnya, itu menjadi ranah penyedia yaitu dari Bulog," kata Manager PT Pos Indonesia Cabang Pandeglang Andri Maulana kepada detikcom saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (5/8/2021).

Lurah Pandeglang M. Apendi mengaku hanya diminta oleh pihak Kecamatan Pandeglang dan PT Pos Indonesia untuk menyediakan tempat penyimpanan bansos beras tersebut. Andri pun menyebut bantuan beras itu berasal dari Bulog.

"Beras itu sumbernya dari Bulog, dan kami hanya ditugaskan untuk mengantar bantuan itu kepada KPM. Jadi, silahkan dikonfirmasikan ke Bulog ya pak," ucap Andri mengakhiri perbincangannya.

Beras Batu di PandeglangBeras dalam karung ini sudah menggumpal seperti batu. (Foto: Rifat Alhamidi/detikcom)

Sebelumnya, warga Pandeglang, Banten, dihebohkan dengan temuan beras yang kondisinya sudah menggumpal seperti batu. Beras bansos tersebut untuk warga yang terdampak PPKM.

Beras terbungkus karung bertuliskan 'Bantuan Beras PPKM 2021' ini dibagikan kepada warga di Kelurahan Pandeglang, Selasa (3/8). Saat karung dibuka, kondisi beras itu sudah kuning dan penuh gumpalan yang mengeras seperti batu.

"Ini beras dari Bulog, katanya buat bantuan PKH, kita menerimanya hari Selasa," kata Uki, warga Kelurahan Pandeglang yang menerima bantuan beras, saat ditemui di rumahnya, Kamis (5/8/2021).

Uki kecewa setelah melihat kondisi bantuan beras menggumpal seperti batu tersebut. Dia dan warga lainnya berencana mengembalikan beras yang terbungkus karung bertuliskan 'Beras Bulog Medium 10 Kg' itu ke kantor kelurahan karena tidak bisa dikonsumsi.

"Intinya kita kecewa kang. Ini kan enggak layak dikonsumsi buat manusia," kata Uki.

Tonton juga Video: Bantuan Beras PPKM Darurat Mulai Disalurkan ke Jawa Barat

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)