Bentuk Herd Immunity Buruh, Polri Gelar Vaksinasi Massal di Pabrik Kahatex

Nur Aziz - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 15:43 WIB
Vaksinasi massal di pabrik Kahatex Sumedang
Vaksinasi massal di pabrik Kahatex Sumedang (Foto: Nur Aziz)
Sumedang -

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menggelar vaksinasi massal di PT. Kahatex, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini sebagai upaya untuk membentuk herd immunity (kekebalan kelompok) di kalangan buruh dari ancaman Covid-19.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dengan didampingi Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri dan Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea yang tiba ke lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, langsung melakukan peninjauan ke lokasi pelaksanaan vaksinasi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan, akselerasi vaksin di kalangan buruh penting dilakukan. Pasal, kalangan buruh adalah pahlawan devisa yang menjadi salah satu tonggak penting bagi kuatnya perekonomian Indonesia.

"Kalangan buruh adalah pahlawan devisa karena berkat kekuatan ekspor yang selama ini dikontribusikan oleh rekan-rekan yang ada di perusahaan-perusahaan maka devisa bisa masuk ke Indonesia. Maka kita tentunya punya kewajiban untuk menjaga kawan kawan buruh agar selalu sehat," ungkap Listyo saat jumpa pers bersama kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mengingatkan kepada para buruh yang telah mendapatkan vaksin dosis pertama ini agar selalu memperhatikan protokol kesehatan dengan cara memperhatikan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun).

"Seperti kita tahu kasus covid di Indonesia masih cukup tinggi, jadi meski kita hari ini melaksanakan vaksinasi tapi tetap harus patuhi prokes dan tetap mengunggunakan masker," terangnya.

Dalam kegiatan vaksinasi massal ini, tidak kurang dari 15.000 vaksin diberikan oleh POLRI yang bersinergi dengan serikat buruh KSPSI. Jumlah tersebut akan ditambah sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan vaksinasi.

"Saya ingin kesehatan para buruh terjaga dan ekonomi tetap bertumbuh oleh karenanya keduanya harus bisa berjalan," pungkasnya.

Terpisah, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengapresiasi kepada PT Kahatex yang tidak melakukan PHK kepada para karyawannya.

"Ada 30 ribu karyawan di Kahatex, dan saya bertanya kepada manajemen PT Kahatex bahwa tidak satu pun karyawannya yang di PHK di saat pandemi," katanya.

Ia menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi hari ini adalah merupakan kegiatan vaksinasi ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan di Tangerang dan Bekasi.

"Kenapa buruh menjadi hal penting pada saat vaksinasi covid-19 ini karena menjaga kegiatan produksi maka herd immunity harus terbentuk, karena bayangkan kalau ada kluster kawasan industri, satu pabrik ada belasan ribu orang, kalau tidak terjaga akan menciptakan kluster-kluster baru," pungkasnya

(mud/mud)