Video 20Detik

Permintaan Maaf Kapolda Sumsel soal Donasi Bodong Rp 2 T Akidi Tio

detikTV - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 14:53 WIB
Palembang -

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Eko Indra Heri, menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat. Ia mengaku salah terkait polemik donasi bodong Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio.

"Secara pribadi saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. Khususnya jelas kepada bapak Kapolri, pejabat utama Mabes Polri, anggota Polri se-Indonesia dan masyarakat Sumatera Selatan," kata Eko membuka konferensi pers di Polda Sumsel, Kamis (5/8/2021).

Dia juga minta maaf kepada tokoh agama, Gubernur Sumsel Herman Deru hingga Danrem Garuda Dempo, Brigjen TNI Agus karena ikut terlibat dalam kasus tersebut. Sekedar diketahui, dalam penyerahan bantuan secara simbolis pada Senin (26/8), tokoh agama hingga gubernur hadir.

"Kegaduhan ini tentu karena kesalahan saya sebagai individu. Sebagai manusia biasa dan saya mohon maaf. Ini terjadi karena ketidak hati-hatian saya selaku individu ketika mendapat informasi awal," katanya.

Polisi telah memeriksa anak Akidi Tio, Heryanty, pada Senin (2/8). Dari pemeriksaan itu, diketahui kalau dana Rp 2 triliun yang dijanjikan tidak ada.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga telah melakukan analisis dan pemeriksaan terkait janji donasi Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio. PPATK menyimpulkan bilyet giro Rp 2 triliun itu tidak ada alias bodong.

(/)