Pimpinan AKAR Jabar Coba Bunuh Diri, Ini Respons Walkot Bandung

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 19:52 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial
Foto: Wali Kota Bandung Oded M Danial (Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Wali Kota Bandung Oded M Danial sampaikan keprihatinan atas aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jabar berinisial GB. Aksi GB diduga bentuk protes terhadap kebijakan PPKM.

"Mang Oded menyesalkan dan prihatin dengan kejadian ini," kata Oded dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (4/8/2021).

GB saat ini sudah mendapat perawatan di RSHS Kota Bandung. Oded berharap, GB segera sembuh dan kembali pulih.

"Mudah-mudahan, korban diberikan kesembuhan," ujar Oded.

Oded menambahkan, sekarang Waki Wali Kota Yana Mulyana sudah ke RSHS untuk menjenguk GB. "Wakil Wali Kota Bandung, Kang Yana (Yana Mulyana) saat ini sedang menuju RSHS untuk melihat kondisi dan perkembangan yang bersangkutan," ucap Oded.

Oded mengatakan Pemkot Bandung memperpanjang PPKM hingga 9 Agustus mendatang, karena mengikuti keputusan dan arahan dari Pemerintah Pusat.

"Pemerintah pusat juga melakukan hal ini semata-mata untuk menekan laju penularan COVID-19, agar korban tidak lebih banyak berjatuhan," ujarnya.

Di samping itu, Pemkot Bandung sudah berupaya keras dalam mencegah dan menangani pandemi COVID-19. "Kami sudah berupaya menekan angka penularan Covid-19 dan BOR, juga membuka tutup jalan, sebagai upaya agar ekonomi bergerak. Sehingga PPKM level 4 bisa turun ke level 3," ujarnya.

"Pemkot Bandung juga sudah mengirimkan surat permohonan relaksasi agar restoran bisa buka," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Koordinator Pelayanan Medik, RSHS Zulvayanti mengatakan GB dibawa ke IGD RS sekitar pukul 13.45 WIB oleh PMI Kota Bandung. Ia didiagnosa mengalami trauma tusuk di perut dan luka tusuk di area leher.

"Ada kecurigaan percobaan bunuh diri, saat ini kondisi pasien secara umum sadar, stabil, tanpa menggunakan bantuan oksigen dan masih dalam observasi secara ketat," ujar Zulvayanti dalam keterangan resmi yang diterima detikcom.

(wip/mso)