Dirjen Hubdat Sebut Warga Manfaatkan Travel Gelap untuk Hindari Penyekatan

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 13:25 WIB
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi
Foto: Dirjen Perhubungan Darat, Kemenhub Budi Setiyadi (Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengungkapkan banyak masyarakat memanfaatkan jasa transportasi ilegal atau travel gelap untuk menyiasati ketatnya persyaratan perjalanan antar daerah di masa PPKM ini. Hal itu dikatakan Budi usai memberikan bantuan sosial kepada pelaku transportasi di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Selasa (4/8/2021).

Sebelumnya, Budi menjabarkan mengenai menurunnya mobilitas masyarakat di tengah PPKM. Penurunan mobilitas itu disebutnya menurun hingga mencapai 30 persen hingga 40 persen baik di jalan tol maupun di penyeberangan.

Pihaknya juga melakukan pengamatan di 38 terminal di Jawa, dan hasilnya terjadi penurunan jumlah kendaraan umum baik mobil maupun bus yang datang dan pergi di puluhan terminal tersebut.

"Tapi penurunan itu kenapa? di antaranya selain masyarakat juga syarat keberangkatan harus ada vaksin, harus ada rapid test itu kita amati kerja sama kami dengan kepolisian sekarang adalah begitu mobil, bus tidak berjalan atau tidak beroperasional, ternyata sekarang ada ekosistem baru yang ilegal yaitu travel gelap," ujar Budi.

Ia menjelaskan travel gelap itu beroperasi dengan menggunakan kendaraan pribadi yang lazimnya dipakai oleh masyarakat umum. Sehingga, kata dia, cenderung bisa lolos dari penyekatan-penyekatan yang dilakukan oleh petugas.

"Jadi mobil-mobil kecil yang dipakai masyarakat untuk bergerak dari suatu daerah ke daerah yang lain, itu tidak ter-cover penyekatan karena mereka melalui jalan tol," ucapnya.

Di luar itu, Budi mengatakan angkutan logistik mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. "Jadi secara umum penurunan terjadi antara 30 sampai 40 persen baik di jalan tol maupun di penyeberaangan, tapi yang logistik ini cukup membanggakan rata-rata hampir sampa bahkan di beberapa daerah ada peningkatan," ujarnya.

Tonton juga Video: Travel Gelap Tabrak Truk di Tol Cipularang, Satu Tewas

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)