Adik Gugat Kakak Gegara Rumah di Sukabumi, Mafia Tanah Terlibat?

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 11:39 WIB
Rumah Sengketa di Sukabumi
Rumah di Sukabumi yang memicu adik gugat kakak kandung. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi -

Seorang adik menggugat kakak kandungnya soal status kepemilikan sebuah rumah dua lantai di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Kasus gugatan itu tengah berproses di Mahkamah Agung (MA) setelah dua persidangan sebelumnya ditingkat Pengadilan Negeri (PN) dan PT Bandung sang adik kalah.

Elzam (55) mengaku tidak pernah menjual tanah dan bangunan tersebut kepada pihak manapun termasuk kepada kakaknya, Elwin. Seluruh proses, menurut Elzam, dimanipulasi sedemikian rupa hingga tiba-tiba peralihan hak atas tanah tersebut berganti nama.

"Saya pernah menandatangani berkas, tapi saya yakini saat itu adalah soal renovasi rumah tersebut. Tiba-tiba belakangan saya kaget, karena katanya yang saya tandatangani itu adalah Akta Jual Beli (AJB)," ucap Elzam, Rabu (4/8/2021).

Dia sudah melakukan beragam upaya untuk mengembalikan haknya. Namun semua itu kandas akibat tanda tangan yang ia bubuhkan di berkas, yang disebut kakaknya ialah permintaan renovasi rumah.

"Rumah saya berderet, termasuk rumah kakak saya, lokasinya di titik strategis Kota Sukabumi, itu merupakan warisan dari almarhum orang tua. Sudah berbentuk sertifikat masing-masing bidangnya, namun setelah tandatangan, semuanya berganti kepemilikan atas nama kakak saya, Elwin," tuturnya.

"Saya curiga kasus peralihan tiba-tiba ini adanya peranan mafia tanah. Karena semuanya diambil dengan sistematis dan berkelompok, ada yang ingin menguasai tanah tersebut. Sekedar diketahui tanah dan bangunan itu kini sudah berstatus diblokir atas permintaan kami ke BPN," ucap Elzam menambahkan.