Stok Vaksin Habis, Bupati Pangandaran Minta Bantuan Susi Pujiastuti

Faizal Amiruddin - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 09:32 WIB
The hands in blue glove of the scientist hold the processor
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Alernon77)
Pangandaran -

Meningkatnya animo masyarakat serta langkah percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pangandaran ternyata tidak berbanding lurus dengan ketersediaan vaksin. Sejak hari Senin (2/8/2021) Kabupaten Pangandaran kehabisan stok vaksin. Sehingga kegiatan vaksinasi yang belakangan gencar dilakukan terpaksa berhenti.

Ketua Pokja Vaksinasi COVID-19 Kabupaten Pangandaran Yadi Soekmayadi membenarkan jika Pangandaran sudah kehabisan stok vaksin. "Itu kendalanya. Kami juga merasa khawatir takut ada reaksi dari masyarakat. Kalau sudah waktunya vaksin dosis kedua, tapi vaksinnya belum ada," ujar kata Yadi, Selasa (3/8/2021).

Yadi menjelaskan sekarang petugas vaksinator sedianya hendak melakukan penyuntikan dosis kedua. Namun karena vaksin sudah habis, rencana itu tertunda. "Kalau sampai Rabu pendistribusian vaksin baru belum sampai juga, khawatir masyarakat akan kecewa dan petugas kena sasarannya," ujar Yadi. Dia mengatakan kebutuhan untuk memenuhi dosis kedua itu sekitar butuh 50 ribu dosis lagi.

Dihubungi terpisah Bupati Pangandaran Jeje wiradinata membenarkan bahwa stok vaksin di Pangandaran sudah habis. "Memang sudah habis, sudah tidak ada vaksin lagi. Sementara pendistribusian dari provinsi maupun pusat juga belum ada," kata Jeje.

Jeje mengatakan pihaknya sudah mendapatkan bantuan vaksin dari TNI dan Polri. "Dari Polri dapat sekitar 2.750 vial sementara dari TNI kita dapat 500 vial. Sudah habis," katanya.

Dia juga sudah melakukan berbagai upaya lain untuk mendapatkan pasokan vaksin. Bahkan Jeje sempat meminta bantuan tokoh masyarakat Pangandaran Susi Pujiastuti, dengan harapan jejaring yang dimiliki Susi di tingkat pusat bisa membantu mempercepat pasokan vaksin untuk Pangandaran.

"Saya juga minta bantuan ke Bu Susi Pudjiastuti untuk diupayakan," kata Jeje.

Jeje mengaku sedang melakukan percepatan vaksinasi. Dia juga ingin fokus melakukan vaksinasi di tempat-tempat wisata, sehingga herd immunity di seluruh obyek wisata bisa tercapai.*

(mud/mud)