Bantuan Mengalir untuk Keluarga Miskin Jarang Makan Nasi di Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 19:28 WIB
Cianjur -

Polisi memberikan bantuan untuk keluarga miskin yang jarang makan nasi di Desa Cimenteng, Kabupaten Cianjur. Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifai berserta jajaran Polres Cianjur pun datangi langsung rumah reyot yang ditinggali keluarga pasangan Rohman dan Iin yang tinggal bersama 9 anaknya tersebut.

Rifai mengaku memberikan bantuan berupa paket sembako untuk keluarga yang memilih memakan singkong dan pisang lantaran tak mampu membeli beras. "Kita serahkan bantuan paket sembako, diterima langsung oleh bapak Rohman dan istrinya Iin," kata Rifai, Selasa (3/8/2021).

Dia mengaku juga terharu melihat semangat anak-anak dari keluarga tersebut yang tetap belajar dengan kondisi yang serba keterbatasan. Apalagi anak-anak tersebut ternyata seringkali belajar di halaman rumah dengan alas karung.

"Makanya tadi sekalian kita beri juga bantuan uang tunai untuk biaya pendidikan anak-anaknya. Untuk beli kebutuhan belajar, supaya bisa lebih nyaman belajar," tuturnya.

Rencana Polres juga merenovasi rumah keluarga tidak mampu tersebut agar layak huni sehingga tak lagi dihantui kecemasan akan bocor saat hujan deras. "Rumahnya akan diperbaiki, termasuk kita siapkan lahan untuk bertani. Sehingga ada penghasilan tetap untuk menghidupi anak-anaknya," kata Rifai.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan Pemkab akan segera memperhatikan keluarga tersebut dan memasukkannya dalam sasaran penerima bantuan sosial. "Secepatnya ditangani, diberi bansos juga," ujar Herman.

Kehidupan memprihatinkan dijalani keluarga Rohman (60) dan Iin (40), warga Kampung Sukamukti Desa Cimenteng Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur. Keluarga dengan 9 orang anak ini tinggal di gubuk yang reyot dan nyaris roboh.

Bahkan keluarga tersebut sering makan dengan singkong, sebagai pengganti nasi lantaran tak mampu membeli beras. Selain itu, meski hidup dengan penuh keterbatasan dan dalam kondisi rumah yang memprihatinkan, nyatanya tak memadamkan semangat anak-anak dari pasangan Rohman dan Iin.

Kondisi rumah yang gelap, membuat anak-anak keluarga miskin yang seringkali makan dengan singkong lantaran tak mampu membeli beras ini harus belajar di luar rumah. Dua lembar karung pun setia menemani empat anak Iin dan Rohman yang masih duduk di bangku sekolah dasar untuk belajar di pelataran rumah.

(bbn/bbn)