Klaim Sesuai Target, Testing COVID-19 di Ciamis Capai 2.000 Per Minggu

Dadang Hermansyah - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 12:15 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Foto: Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/PS3000).
Ciamis -

Penambahan jumlah kasus positif virus Corona di Kabupaten Ciamis berbanding lurus dengan volume testing COVID-19. Dinas Kesehatan Ciamis menyebut saat ini sekitar 2.000 pengetesan dalam seminggu berdasarkan variabel jumlah kasus dengan kontak erat.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Ciamis Bayu Yudiawan menjelaskan testing dengan mengimbangi proses tracing terbagi dalam dua variabel. Pertama berdasarkan minimal testing dari jumlah penduduk sesuai standar WHO.

Penduduk Ciamis saat ini mencapai 1,4 juta jiwa. Sehingga target pengetesan COVID-19 adalah 1 mil per Minggu atau 1.4000 per Minggu.

"Target itu sudah kita capai, bahkan dalam seminggu bisa sampai 3.400 pengetesan dan 2.000 pengetesan. Memang ada naik turun tapi sesuai dengan target," ujar Bayu kepada detikcom, Minggu (1/8/2021).

Bayu menuturkan testing COVID-19 ini tergantung dari suplai reagen. Pada bulan Januari-Maret, Kabupaten Ciamis mendapati suplai reageb dari BNPB sehingga dapat terpenuhi. Namun pada bulam Maret sampai pertengahan April sempat terkendala karena suplai alat pengetesan dihentikan.

"Kami berupaya mencari penggantinya, jadi ada dari LitbangKes Jakarta dan Pikobar Jabar. Ada penurunan testing di bulan April. Tapi sejak pertengahan April mulai sesuai target minimal. Bahkan di bulan Juli dalam seminggu bisa sampai 3.400 pengetesan," jelas Bayu.

Sedangkan untuk variabel kedua adalah jumlah kasus dengan banyaknya kontak erat dengan rasio 1:5 dari jumlah yang didata. Dari variabel ini pun Ciamis sudah bisa mengimbanginya dengan mencapai target sekitar 2.000 pengetesan dalam satu Minggu.

"Rasionya kita melakukan pengetesan 2.000 per Minggu. Sudah bisa tercapai," jelasnya.

Jumlah penambahan kasus sampai Sabtu (31/7/2021), kasus positif aktif sebanyak 1.075 dengan rincian isolasi mandiri 1.009 orang dan dirawat 66 orang. Pasien yang sembuh mencapai 10.669 orang dari total kasus COVID-19 sebanyak 12.088. Sedangkan Pasien meninggal sebanyak 344 orang.

(mso/mso)