Dendam Jadi Pemicu Pembunuhan Pria di Gubuk Sawah Pandeglang

Rifat Alhamidi - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 14:10 WIB
Polisi mengungkap motif pembunuhan pria di gubuk sawah Pandeglang
Polisi mengungkap motif pembunuhan pria di gubuk sawah Pandeglang (Foto: Rifat Alhamidi)
Pandeglang -

Kalil (64) tega menghabisi Suganda (50) di gubuk sawah Desa Koncang, Kecamatan Cipeucang, Pandeglang, Banten. Pembunuhan ini didasari dendam sejak 15 tahun silam.

"Motif pelaku ini adalah dendam dan juga sakit hati yang sudah terjadi sejak 15 tahun yang lalu," kata Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi saat rilis ungkap kasus, Kamis (29/7/2021).

Dendam Kalil ternyata dipicu sakit hati terhadap kelakuan ayah Suganda. Keduanya dulu disebut berteman akrab dan saling bekerjasama dalam usaha menggarap sawah di sana.

Semuanya bermula saat Kalil dan ayah korban sepakat untuk membuat usaha ternak ikan. Tapi setelah siap dipanen, ikan-ikan itu malah diambil oleh ayah Suganda untuk keperluan acara hajatan di rumahnya tanpa meminta izin terlebih dahulu terhadap pelaku.

"Seharusnya dulu dibagi hasil usaha ikan tersebut untuk pelaku dan orang tua korban, tapi pelaku tidak dapat dan malah digunakan untuk acara syukuran kepada korban," terang Hamam.

Sakit hati Kalil mulai bertambah parah. Pasalnya, rumah keluarga korban ternyata ikut menumpang aliran listrik dari kediaman pelaku dan tak pernah ikut membayar tagihan. Meskipun, Kalil berulang kali menagih iuran itu, namun ayah korban tetap tak menggubrisnya.

"Persoalan ini langsung menimbulkan sakit hati mendalam sejak 15 tahun yang lalu," ucap Hamam.

Meski ayah korban sudah meninggal beberapa tahun silam, dendam Kalil masih belum bisa dia hilangkan. Hingga puncaknya, pada Minggu (25/7/2021), Kalil sudah berniat untuk menghabisi korban yang diketahui selalu berada di gubuknya setelah selesai menggarap sawah.

"Sakit hati itu lalu dilimpahkan kepada korban yang merupakan anaknya. Korban lalu dihabisi di lokasi tersebut," ungkapnya.

Aksi pembunuhan ini baru terungkap setelah anak korban, Sadam Husen (25) menemukan ayahnya sudah tergeletak tak bernyawa di dalam gubuk dengan penuh luka bacok pada Senin (26/7/2021). Sontak, kabar ini langsung membuat geger warga Desa Koncang, Kecamatan Cipeucang, Pandeglang, Banten.

Setelah ditelusuri, Kalil kemudian ditangkap di lokasi pesawahan yang tak jauh dari TKP. Dia tak memberikan perlawanan apapun terhadap petugas saat diamankan dan mengakui semua perbuatannya.

"Kami juga amankan barang bukti sebilah golok yang digunakan saat kejadian. Pelakunya saat ini sudah kami amankan dan terus diperiksa secara intensif," pungkasnya.

(mud/mud)