Sekda Sebut Wali Kota Bandung Masih Bertugas Meski Sakit

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 22:07 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial
Wali Kota Bandung Oded M Danial (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung -

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna menegaskan pihaknya belum pernah mengajukan surat pengajuan Pelaksana Tugas (Plt) kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk Wali Kota Bandung Oded M Danial yang saat ini masih terbaring sakit.

Menurut Ema, Pemkot Bandung sampai saat ini masih dipimpin oleh Oded. Bahkan Ema masih menerima arahan dari Oded.

"Instruksi terakhir baru saja diterima yakni guna memastikan bantuan sosial bagi masyarakat agar dipastikan sudah tersalurkan," kata Ema dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (27/7/2021).

"Segala kewajiban selaku kepala pemerintahan tetap ditunaikan dengan baik," ucap Ema menambahkan.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Bandung Sony Teguh Prasatya menjelaskan gejala kurang sehat sudah ditunjukkan Oded sejak beberapa waktu lalu. Menurut Sony, Oded diminta istirahat oleh dokter.

"Sudah sejak lama harusnya beristirahat dulu, tetapi selalu tidak mau. Beliau masih bersikeras, padahal dokternya sudah menyarankan," ujar Sony.

Meski sakit, Oded bersikukuh tetap bertugas lantaran ingin memastikan dan memperjuangkan berbagai hal terkait penanganan selama pandemi COVID-19 dapat berjalan baik. "Seperti ketika memutuskan memakai APBD untuk bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diambil," kata Sony.

Selain itu, menurut Sony, Oded terus bolak balik ke kantor DPRD Kota Bandung untuk berkoordinasi agar bantuan sosial bisa segera direalisasikan. "Walhasil bantuan senilai Rp 30 Miliar berhasil digelontorkan untuk 60 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Bandung," tuturnya.

Sewaktu kondisi kesehatannya kembali menurun, Oded tidak bisa tinggal diam manakala mendengar masalah kesulitan oksigen. Sehingga Oded terjun langsung mendatangi salah satu pemasok oksigen Samator grup di Kota Bandung, yakni PT Aneka Gas Industri, guna mendorong percepatan suplai oksigen ke fasilitas kesehatan di Kota Bandung.

"Beliau (Oded) suka bilang, tanggung jawab warga ini jangan sampai lalai. Apalagi di masa pandemi ini sudah banyak warga yang terdampak," ujar Sony.

Oded juga beberapa kali mengkoordinasikan langsung ke sejumlah rumah sakit untuk menambah ketersediaan tempat tidur guna menekan angka keterisian atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Bandung. Walaupun rumah sakit di Kota Bandung ini hampir setengahnya dimanfaatkan oleh warga dari luar kota.

Bahkan Oded tetap berkoordinasi intens dengan sejumlah lembaga pemerintahan dan swasta untuk meminta akselerasi dalam mengatasi pandemi COVID-19. Termasuk akselerasi vaksinasi di Kota Bandung.

"Selain bantuan secara ekonomi beliau juga konsen agar sektor kesehatan di Kota Bandung jangan sampai kolaps," ucapnya.

Sony menuturkan kondisi Oded setelah beberapa hari dalam perawatan berangsur membaik. Sehingga dalam waktu dekat ini diprediksi dapat segera meninggalkan rumah sakit.

(wip/bbn)