Pemuda Bawa Pistol Saat Hendak Aksi Tolak PPKM di Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 17:36 WIB
Polisi Tangkap Pemuda yang Bawa Revolver Rakitan di Bandung
Kapolestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya memperlihatkan senjata api rakitan milik seorang demonstran. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung -

Polisi menangkap seorang demonstran karena membawa pistol rakitan jenis revolver. Pemuda itu awalnya hendak mengikuti unjuk rasa tolak PPKM di Bandung. Aksi demo tersebut batal digelar hari ini di Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan berdasarkan informasi yang didapat akan terjadi demo berturut-turut dengan puncak aksi hari ini. Polisi pun melakukan pengamanan dan patroli di Bandung.

"Kami melakukan upaya patroli dan pencegahan. Kemudian kita tangkap sekelompok orang mau demo didapati dari orang tersebut empat orang membawa sejenis senpi (senjata api) kemudian alat besi untuk memukul orang (keling) dan obat-obatan," ucap Ulung di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (23/7/2021).

Ulung menjelaskan demonstran pembawa pistol rakitan tersebut awalnya didatangi petugas yang melakukan patroli mencegah demonstrasi. "Kita dapati empat orang ini membawa senpi dan obat-obatan ini tramadol. Obat tramadol ini merupakan obat keras, untuk menghilangkan rasa sakit. Turunannya ini ada morfinnya, jadi termasuk obat keras, makanya kita lakukan penyelidikan dari Satnarkoba dan dari Reskrim Polrestabes Bandung," kata Ulung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pistol revolver rakitan itu milik pemuda yang hendak ikut aksi demo. Menurut Ulung, pemuda tersebut saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik Sat Reskrim Polrestabes Bandung.

"Statusnya masih terperiksa," kata Ulung.

Ditemukannya barang-barang berbahaya, kata Ulung, aksi demo di Bandung diperkirakan bukan untuk menyampaikan aspirasi. Melainkan ada kelompok yang diduga hendak membuat rusuh dan membuat Bandung tidak kondusif..

"Karena kita ketahui bersama yang unjuk rasa itu memang hanya ingin membuat situasi Kota Bandung itu tidak kondusif atau kacau dan itu bisa kita lihat ketika mereka tertangkap, salah satunya ada bom molotov kemarin dan membawa seperti senpi ini," tutur Ulung.

Simak video 'Satgas soal Rencana Relaksasi PPMK 26 Juli: Bukan Hapus Pembatasan!':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/bbn)