Ini Target Minimal Tes COVID-19 di Jawa Barat Selama PPKM Level 3-4

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 08:29 WIB
Pemerintah terus berupaya dalam meningkatkan testing dan tracing di permukiman padat penduduk guna memutus mata rantai penyebaran Corona.
Foto: Ilustrasi (Agung Pambudhy/detikcom).
Bandung -

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menetapkan target pengetesan dini (testing) COVID-19 harian di 27 kabupaten/kota selama masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3-4. Penetapan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 133/KS.01.01/Hukham tentang PPKM COVID-19 di Jabar tertanggal 21 Juli 2021.

Penetapan jumlah minimal tes harian di 27 kabupaten/kota ini berdasarkan positivity rate mingguan. Dilihat detikcom dari surat tersebut, daerah yang paling banyak target tes hariannya adalah Kabupaten Bogor dengan minimal tes sebanyak 13.003 orang per hari.

Sedangkan daerah yang paling sedikit target tes hariannya adalah Kota Banjar dengan 404 orang per hari. Selain Banjar, daerah yang minimal pengetesan hariannya di bawah seribu ada Kota Cirebon 684 orang per hari, Kota Sukabumi 707 orang per hari, dan Kabupaten Pangandaran 869.

Sementara daerah aglomerasi Bandung Raya masing-masing Kota Bandung 5.520 orang per hari, Kabupaten Bandung 8.807 orang, Kabupaten Bandung Barat 3.622 orang, dan Kota Cimahi 1.302 orang per hari.

Selain itu, di dalam surat edaran tersebut juga ada aturan mengenai sistem dan manajemen pelacakan kontak (tracing) yang harus mencapai lebih dari 15 kontak erat per kasus konfirmasi.

Karantina perlu dilakukan kepada kontak erat setelah teridentifikasi, kemudian dilakukan pengetesan (entry-test) dan karantina perlu dijalankan. Apabila hasil pemeriksaan positif maka perlu dilakukan isolasi, jika hasil pemeriksaan negatif maka tetap perlu dilanjutkan karantina.

Pada hari ke-lima karantina, perlu dilakukan pemeriksaan kembali (exit-test) untuk melihat apakah virus terdeteksi setelah/selama masa inkubasi, jika negatif maka pasien dianggap selesai karantina.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Jabar Daud Achmad mengatakan, ketentuan itu berlaku hingga 25 Juli 2021. Selanjutnya akan diberlakukan PPKM Proporsional atau PPKM Mikro.

"Jadi ini berlaku hingga tanggal 25 Juli, selanjutnya akan diberlakukan PPKM proporsional atau PPKM Mikro, tergantung peningkatan perbaikan di masing-masing daerah," ujar Daud.

Berikut target orang dites per hari untuk masing-masing daerah di Jabar:

1.Kabupaten Bandung 8.087

2.Kabupaten Bandung Barat 3.622

3.Kabupaten Bekasi 8.406

4.Kabupaten Bogor 13.003

5.Kabupaten Ciamis 2.600

6.Kabupaten Cianjur 4.992

7.Kabupaten Cirebon 4.728

8.Kabupaten Garut 5.668

9.Kabupaten Indramayu 3.762

10.Kabupaten Karawang 5.055

11.Kota Bandung 5.520

12.Kota Banjar 404

13.Kota Bekasi 6.551

14.Kota Bogor 2.375

15.Kota Cimahi 1.302

16.Kota Cirebon 684

17.Kota Depok 5.336

18.Kota Sukabumi 707

19.Kota Tasikmalaya 1.462

20.Kabupaten Kuningan 2.347

21.Kabupaten Majalengka 2.630

22.Kabupaten Pangandaran 869

23.Kabupaten Purwakarta 2.049

24.Kabupaten Subang 3.400

25.Kabupaten Sukabumi 5.415

26.Kabupaten Sumedang 2.530

27.Kabupaten Tasikmalaya 3.862

Lihat Video: Satgas soal Rencana Relaksasi PPMK 26 Juli: Bukan Hapus Pembatasan!

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)