Stok Oksigen RS-Puskesmas Cianjur Menipis, Pemkab Siapkan Posko Darurat

Ismet Selamet - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 18:39 WIB
Close-up of medical oxygen flow meter  shows low oxygen or an nearly empty tank
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Toa55)
Cianjur -

Stok oksigen di rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Cianjur menipis. Bahkan sejumlah puskesmas sempat kehabisan stok. Pemkab pun menyiapkan posko darurat oksigen untuk mengantisipasi kekosongan.

Kepala Puskesmas Sindangbarang Wirno Susanto, mengatakan beberapa hari lalu stok oksigen di puskesmas nya sempat habis. Akibatnya ada pasien yang membutuhkan oksigen namun tak segera ditangani.

"Kemarin sempat saat kedatangan pasien stok oksigen habis. Petugas langsung mencari dan mengisi 5 tabung yang ada di puskesmas. Namun karena membutuhkan waktu, pasien tersebut pulang dan berobat ke layanan kesehatan lain," kata dia, Kamis (22/7/2021).

Menurutnya di tengah kondisi pandemi dengan lonjakan kasus, stok oksigen memang sulit dicari apalagi untuk wilayah Cianjur selatan.

Rencananya puskesmas akan melakukan kerjasama dengan penyedia agar tak terjadi lagi kekosongan stok oksigen.

"Memang cukup susah sekarang oksigen kondisi saat ini. Kami akan MOU dengan pihak pengadaan stok, agar sampai tidak ada oksigen," kata dia.

Senada, Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Cianjur Yusman Faisal mengatakan tiga rumah sakit daerah dan satu rumah sakit swasta di Cianjur kekurangan tabung oksigen.

"Untuk oksigen cair masih aman, tapi untuk oksigen tabung masih terbatas stoknya," kata dia.

Menurutnya beberapa pekan ini, jadwal pengiriman dari supplier ke rumah sakit tidak tentu. Padahal oksigen tabung dibutuhkan setiap hari.

"Jadi yang biasanya stok datang hari senin, datangnya malah hari selasa. Sedangkan kebutuhan kan tidak bisa ditunda," kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Yusman, pihaknya menyiapkan posko darurat untuk stok oksigen. Rumah sakit yang kehabisan stok bisa mengambil stok yang ada di posko yang berada di belakang kantor Gugus Tugas COVID-19.

"Kita siapkan di belakang kantor gugus tugas, di lingkungan Pemkab Cianjur. Tapi hanya 40 tabung. Itu pun bisanya habis dalam dua hari. Namun sementara ini masih cukup, karena untuk menutup sementara kekurangan hingga suplayer mengirim stok ke rumah sakit," kata dia.

Simak juga video 'Kebutuhan Oksigen untuk Pasien COVID RI Tembus 2.000 Ton per Hari':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)