Ini Jurus Disdik Ciamis Agar Pendidikan Efektif dan Cegah Siswa DO

Dadang Hermansyah - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 16:28 WIB
Mother helping daughter with homework
Ilustrasi (Foto: Getty Images/damircudic)
Ciamis -

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis terus melakukan berbagai cara agar proses pendidikan terhadap siswa berjalan efektif dan tidak ada yang drop out (DO). Salah satunya menginstruksikan agar para guru berkreasi dan berinovasi.

"Memang ada siswa-siswa yang hampir mau DO karena terkendala mengikuti belajar daring atau online. Tapi kita datangi berikan motivasi dan fasilitasi dalam hal pembelajaran sampai sekarang kembali ikut belajar," ujar Kepala Dinas Pendidikan Ciamis Asep Saeful Rahmat, Kamis (22/7/2021).

Disdik menekankan kepada jajarannya untuk memberikan pelayanan pendidikan maksimal kepada anak-anak. Ketika ada kendala saat belajar daring, guru bisa melaksanakan guling dengan terbatas dan protokol kesehatan ketat.

"Kalau bisa bergerilya atau home visit memberikan pembelajaran kenapa tidak, karena tidak semua siswa bisa mengikuti belajar daring. Tentunya hal ini bisa mencegah adanya siswa yang DO," ungkapnya.

Asep mengatakan para guru di Ciamis tidak memaksakan terus daring. Terutama bagi siswa yang memiliki keterbatasan ikut belajar daring dan siswa tingkat bawah yang belum bisa menggunakan gawai.

"Sebetulnya daring ini solusi untuk menghindari kerumunan, kontak erat dan perjalanan menggunakan angkutan. Khawatir terpapar COVID-19 maka kebijakannya daring," ungkapnya.

Saat ini guru di Ciamis mulai memberikan pembelajaran daring dengan menarik agar siswa tidak bosan. Seperti dengan membuat video-video pendek dengan isi materi yang menarik.

"Dana BOS masih bisa digunakan untuk keperluan siswa dalam belajar daring," ucapnya.

Menurut Asep, belajar daring selama setahun setengah ini sangat tidak efektif. Pihaknya khawatir tumbuh kembang anak mulai dari karakter, cara berpikir anak-anak tidak sesuai dengan harapan.

"Belajar daring ini tidak efektif, dikhawatirkan anak-anak kita tumbuh kembangnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Belajar langsung di sekolah itu sangat penting, mudah-mudahan kasus COVID-19 di Ciamis segera landai dan bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka kembali meski secara terbatas," jelasnya.

(mud/mud)