Round-Up

Aksi Tolak PPKM di Bandung Berujung 150 Orang Diringkus Polisi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 08:12 WIB
Bandung -

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Hal tersebut mendapatkan penolakan dari demonstran di Kota Bandung.

Pedemo turun ke jalan menggelar aksi penolakan PPKM di Bandung. Massa gabungan yang terdiri dari ojek online, pedagang hingga mahasiswa itu melakukan orasi di depan Kantor Wali Kota Bandung di Jalan Wastukencana, Rabu (21/7). Mereka membentangkan sepanduk bertuliskan 'Tolak PPKM'.

Ratusan polisi berjaga-jaga di lokasi aksi unjuk rasa. Polisi bersiaga di luar gerbang dan di dalam kawasan Balai Kota Bandung.

Salah satu driver ojol Galih Azka mengatakan, akibat PPKM Darurat dan penutupan jalan dirinya kehilangan pendapatan. "Penutupan jalan, habis bensin banyak. Harapannya jangan ada lagi PPKM, jangan ada penyekatan," ucap Galih.

Hal serupa juga dikatakan, salah satu perwakilan pedagang di Bandung Electronic Center (BEC), akibat penutupan mal tersebut ia dan rekan-rekan sejawatnya mengalami kehilangan pendapatan.

"Ada aturan ada solusi pak, istri, anak harus makan pak. Bapak digaji enak, Mang Oded (wali kota Bandung) enak tidur nyenyak, empuk banget. Saya selaku pedagang, perwakilan pedagang BEC, ingin menyampaikan keberatan tentang PPKM, segera buka mal di Bandung," ujarnya.