Ridwan Kamil Minta Maaf Berkaitan Penanganan COVID-19 di Jabar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 20 Jul 2021 15:48 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunggah kondisi di Jawa Barat saat ini berkaitan penanganan COVID-19. Dia pun menyampaikan permohonan maaf.

Hal itu diungkapkan pria yang akrab disapa Kang Emil itu melalui unggahannya di Instagram, Senin kemarin. Sebagaimana dilihat detikcom pada Selasa (20/7/2021) pukul 15.00 WIB, ada dua gambar yang diunggah.

Pada gambar pertama terlihat ada tiga buah gambar yaitu potongan artikel di koran, sapi dan diagram angka. Sedangkan gambar kedua berupa tangkapan layar chat mengenai bantuan sosial (bansos) yang tertulis dikirim dari 'Herdiat Bupati Ciamis'.

"Beberapa minggu kebelakang ini bukan situasi yang mudah bagi kita semua. Saya memohon maaf atas situasi yang tidak nyaman ini dan memahami kesulitan yang dihadapi dan kami pemerintah Jawa Barat terus berupaya semaksimal mungkin memenuhi semua kebutuhan masyarakat," tulis Kang Emil.

Emil tak lupa berterima kasih kepada warga Jabar yang sudah patuh menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, dia menjelaskan secara detail terkait bansos dan BOR RS.

Untuk Bansos, kata Emil, sudah mulai dicairkan dan dibagikan kepada yang berhak baik dari pusat, provinsi dan kota/kabupaten. "Keterisian Rumah Sakit untuk pasien covid juga alhamdulillah terus turun, sebelumnya 90,69 persen sekarang turun ke 79,5 persen. Semoga terus turun dan makin terkendali. Aamiin," tulis Kang Emil menjelaskan soal kondisi BOR.

Data Kasus COVID-19 di Jabar

Data per 19 Juli 2021, total kasus COVID-19 di Jabar mencapai 516.591 kasus. Rinciannya 128.009 masih dirawat atau isolasi, 381.417 telah sembuh atau selesai isolasi dan 7.165 kasus kematian.

Berdasarkan data yang dipublikasikan laman Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) per 19 Juli 2021, saat ini kasus terkonfirmasi terbanyak berada di Kota Depok dengan akumulasi 72.926 kasus. Di Kota Depok juga, kasus aktif (pasien masih dirawat/isolasi) ditemukan.

Saat ini di Depok jumlah kasus aktif mencapai 21.097 kasus. Sedangkan pasien yang sembuh atau selesai perawatan di Kota Depok mencapai 50.755 kasus. Jumlah itu lebih sedikit daripada Kota Bekasi yang mencatatkan angka kesembuhan 53.799 dari total 67.888 kasus.

Kasus kematian di Kota Depok mencapai 1.074 kasus, angka tersebut berada di bawah Kabupaten Karawang yang mencatatkan kasus kematian dengan keterangan COVID-19 mencapai 1.346 kasus.

Lihat juga Video: Ridwan Kamil Klaim Keterisian RS di Jabar Turun Selama PPKM Darurat

[Gambas:Video 20detik]



(dir/bbn)