MUI Jabar Minta Potong Hewan Kurban Manfaatkan Hari Tasyrik

Dony Indra Ramadhan, Dadang Hermansyah - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 13:56 WIB
1.600 sapi di Ciamis tak layak kurban
1.600 sapi di Ciamis tak layak kurban (Foto: Dadang Hermansyah)
Bandung -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyarankan beberapa hal dalam pelaksanaan Idul Adha di tengah lonjakan kasus COVID-19. Salah satunya meminta agar masyarakat-panitia memanfaatkan hari tasyrik untuk penyembelihan hewan kurban.

"Memaksimalkan hari tasyrik. Kan ada tiga hari. Misalnya, di satu tempat ada 10 sapi, jangan semuanya hari itu, kan masih ada besoknya," ucap Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar saat dihubungi, Kamis (15/7/2021)

Selain itu, Rafani juga meminta agar pemotongan hewan kurban tidak dilakukan di sembarang tempat. Dia menyarankan agar memanfaatkan rumah potong hewan.

"Disarankan bekerja sama dengan rumah pemotongan hewan. Kemudian kalau tidak dikerjasamakan, panitia menyiapkan tempat pemotongan sendiri," tuturnya.

Saran itu diberikan MUI Jabar mengingat kondisi pandemi COVID-19 saat ini tengah mengalami lonjakan. Bahkan saat ini tengah berlangsung PPKM darurat guna menekan penyebaran COVID-19.

"Jagan ada kerumunan menonton pemotongan. Membagikan dagingnya juga jangan seperti biasa, panitia yang bagikan ke rumah warga atau penerima," kata dia.

Sementara untuk pelaksanaan salat Id, Rafani mengatakan masyarakat perlu melihat kondisi di daerahnya masing-masing. Apabila di daerahnya termasuk zona merah, disarankan untuk tidak menggelar salat berjamaah.

"Jadi kalau di zona merah jelas kita tidak rekomendasikan, tapi kan dalam satu wilayah itu tidak semuanya merah," ucapnya.