Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Karawang Baru Mencapai 25 Persen

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 18:41 WIB
Senior woman wearing protective face mask getting flu shot, female doctor in protective workwear holding syringe and injecting vaccine in patients arm; prevention and immunization from corona virus infection
Foto: Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/zoranm).
Karawang -

Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya menggenjot vaksinasi COVID-19 kepada warga. Dari target 1.534.500 vaksinasi hingga saat ini baru mencapai 400.000 atau 25 persen.

"Saat ini kita baru capai 25 persen atau 400 ribuan yang sudah divaksinasi dari target 1.534.500 vaksinasi," kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana usai peluncuran aplikasi Karawang Tangguh dan Command Center Polres Karawang, Kamis (1/7/2021).

Menurutnya, berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo hingga Juni 2022 vaksinasi ditargetkan mencapai 70 persen. "Jadi target kami, sesuai arahan presiden 1 juta vaksinasi saat ini bulan Juni dan hingga Juni tahun depan itu mencapai 70 persen, dengan target harus 5.000 vaksinasi per hari," katanya.

Sementara itu, terkait vaksinasi anak-anak dan remaja diakuinya kini tengah berlangsung. "Untuk anak-anak, dan remaja, saat ini tengah berlangsung vaksinasinya, seperti di Mapolres Karawang yang menyasar 18 plus untuk divaksin, sementara untuk anak-anak kami menunggu arahan dari kementerian kesehatan untuk dosis yang dianjurkan," ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya akan memperbanyak tempat vaksinasi serta menambah relawan vaksinator. Hal itu untuk mempercepat pemberian vaksin kepada warga.

"Jadi kami sudah koordinasi dengan semua pihak, agar menyiapkan banyak tempat vaksinasi dan menambah relawan vaksinator, dengan mengajak setiap mahasiswa kesehatan di perguruan tinggi negeri, dan swasta untuk menjadi vaksinator," ucapnya.

"Jadi saya minta mahasiswa kesehatan di tingkat akhir untuk menjadi relawan vaksinator, sebagai upaya mempercepat target vaksinasi tercapai," ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UNSIKA Ruslan Wahyudin menargetkan 100 mahasiswa kesehatannya menjadi relawan vaksinator sebagai upaya membantu Pemkab Karawang dalam pencapaian target vaksinasi.

"Sebelumnya memang sudah ada rapat koordinasi dengan Bupati, agar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan swasta (PTS) bisa membantu program vaksinasi, dengan menyiapkan mahasiswa kesehatan, kalau UNSIKA sendiri target 100 mahasiswa," ungkapnya.

Dia menjelaskan para mahasiswa kesehatan yang menjadi vaksinator, tentunya telah memiliki keahlian dalam penanganan. Selain itu telah disertifikasi.

"Tentunya mahasiswa yang sudah memiliki keahlian dalam menangani pasien, pemakaian alat kesehatan, dan juga sudah divaksin, dan memiliki sertifikasi terlebih dahulu. Dan syarat utamanya juga, harus sehat dan memiliki surat izin dari orang tuanya," ucapnya.

"Nanti ada insentif yang telah dijanjikan Pemkab, namun besarannya belum saya ketahui. Mekanisme pemberiannya rencananya ditransfer langsung rekening yang bersangkutan," ujar Ruslan menambahkan.

(mso/mso)