Corona Ngegas, BOR di RS Rujukan COVID-19 Sukabumi Capai 93 Persen

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 16:51 WIB
RSUD Palabuhanratu, Sukabumi
Foto: RSUD Palabuhanratu, Sukabumi (Syahdan Alamsyah/detikcom).
Sukabumi -

Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di sejumlah Rumah Sakit (RS) rujukan penanganan COVID-19 di Kabupaten Sukabumi semakin kritis. Berdasarkan data, saat ini BOR di 7 RS mencapai angka 93 persen atau hanya tersisa 7 persen saja.

Dari data yang diberikan juru bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi Eneng Yulia dari 7 RS beberapa di antaranya bahkan melampaui jumlah ketersediaan tempat tidur mencapai 115 persen.

"Tujuh RS rujukan antara lain, RSUD Sekarwangi, RSUD Palabuhanratu, RSUD Jampang Kulon, RS Kartika Cibadak, RS Beta Medika Cisaat, RS Hermina Sukaraja dan RS Bhakti Medicare. Di RSUD Palabuhanratu BOR TT mencapai 115 persen dan RS Bhakti Medicare 110 persen, artinya sudah melampaui ketersediaan tempat tidur," kata Eneng Yulia kepada detikcom, Kamis (24/6/2021).

Dari 7 rumah sakit tersebut secara keseluruhan, total pasien COVID-19 yang mendapat penanganan per hari ini adalah 227 pasien (BOR terisi) dan menyisakan 18 tempat dari jumlah BOR keseluruhan 245.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Rika Mutiara Sukanda mengatakan pihaknya saat ini menyusun strategi untuk memenuhi kekurangan tempat tidur untuk pasien COVID-19.

"Kami mempersiapkan Rumah Sakit Lapangan (RSL) saat ini sedang tahap pematangan. Rencana kalau tidak di Pusbang Dai bisa di RS Altha yang belum beroperasi," ucap dia.

RSUD Palabuhanratu Kewalahan

Di antara 7 RS rujukan COVID-19, RSUD Palabuhanratu merupakan yang paling penuh untuk BOR. Dihubungi detikcom soal kondisi saat ini, Dirut RSUD Palabuhanratu Damayanti Pramasari membenarkan pihaknya kewalahan menghadapi lonjakan pasien yang terkonfirmasi COVID-19.

"Kalau dibilang kewalahan pasti kewalahan ya rumah sakit makanya kemarin kita melakukan perekrutan untuk menambah tenaga perawat. Termasuk rencana paling dekat dengan menambah 22 tempat tidur karena pasien yang antri di IGD sudah meningkat, untuk mendapat penanganan di ruang isolasi COVID-19," kata Damayanti.

Damayanti membenarkan kondisi BOR yang saat ini sudah penuh. Saat awal wabah COVID-19 pihaknya sudah menyediakan 13 tempat tidur dengan 9 di antaranya untuk isolasi dengan tekanan negatif dan 4 lainnya isolasi tekanan negatif plus ICU.

"Seiring berjalannya waktu tambah lagi ruang isolasi sebanyak 20 tempat tidur sekarang dengan kondisi pasien COVID melonjak kita diharapkan bisa menambah lagi tempat tidur, makannya hari ini di rumah sakit menambah 20 tempat tidur lagi," ujar Damayanti.

Ia menjelaskan 20 tempat tidur tambahan itu menggeser ruangan Arwana yang biasa digunakan untuk perawatan penyakit dalam.

"Jadi ruangan yang tadinya kita pergunakan untuk perawatan penyakit dalam ruang Arwana itu kita gunakan untuk perawatan pasien COVID. Karena memang pasien COVID di IGD ini ngantri untuk masuk ke dalam ruangan. Sementara ruangan kita yang sebelumnya sudah penuh yang 33 ruangan itu sudah penuh , sehingga kita harus menambah tempat tidur baru lagi," ujarnya.

Polisi Ingatkan Warga Jaga Prokes

Polres Sukabumi menerjunkan personelnya untuk mengingatkan masyarakat soal kepatuhan untuk menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes). Menggunakan kendaraan berpengeras suara, polisi ingatkan soal ruang perawatan COVID-19 di sejumlah Rumah Sakit (RS) yang mulai penuh.

Pantauan detikcom, selain kepolisian sejumlah personel TNI kembali blusukan hingga ke area Pasar Semi Modern Palabuhanratu. Selain menegur warga yang kedapatan tidak pakai masker, petugas juga membagikan masker kepada pejalan kaki dan pengendara yang melintas di Jalan Siliwangi.

"Kami ingatkan kepada saudara-saudara semua, beberapa rumah sakit di Kabupaten sudah mulai penuh oleh pasien COVID-19. Kami imbau, perketat Prokes jangan lupa pakai masker ketika beraktivitas," kata Kasat Sabhara AKP Roni melalui kendaraan berpengeras suara, Kamis (24/6/2021).

Kendaraan terus bergerak hingga di gerbang parkir Pasar Semi Modern Palabuhanratu. Di lokasi itu petugas menegur petugas penjagaan parkir untuk mengingatkan pengunjungnya untuk memakai masker dan mencuci tangan sebelum beraktivitas di dalam pasar.

"Pak petugas yang menjaga parkir, jangan hanya tiket (parkir) diberikan sementara warga tidak diingatkan soal pemakaian masker dan mencuci tangan. Tolong bantu kami, ingatkan warga soal protokol kesehatan," kata Roni masih menggunakan pengeras suara.

Dihubungi detikcom, Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif membenarkan ia mengerahkan personelnya untuk mengingatkan warga soal pandemi yang masih terjadi dan kondisi terkini COVID-19.

"Kami menginformasikan ke masyarakat kondisi terkini di Kabupaten Sukabumi, bukan untuk menakut-nakuti tapi untuk membuat masyarakat waspada dan semakin menjaga diri bahwa COVID-19 itu sampai saat ini masih ada di tengah-tengah kita," kata Lukman.

Selain personel dengan kendaraan berpengeras suara, Lukman juga meminta personelnya untuk secara langsung berkomunikasi dengan warga di lokasi keramaian.

"Kami bersama TNI tentunya ya, turun ke lapangan ke pasar-pasar, ke dermaga, ke lokasi wisata membagikan masker, mengingatkan soal pandemi, protokol kesehatan. Jangan sampai COVID-19 terus bertambah, kondisi saat ini jumlah BOR sudah mulai kritis artinya solusi juga sedang dipikirkan oleh pemerintah nah jangan sampai jumlah penderita COVID-19 bertambah nanti kesulitan mendapat penanganan karena minimnya ketersediaan BOR," ujar Lukman.

Simak video 'Varian Delta yang Kian Meresahkan':

[Gambas:Video 20detik]



(sya/mso)