Corona di Pandeglang Melonjak, RSUD Berkah Tambah 10 Bed Isolasi

Rifat Alhamidi - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 14:50 WIB
Ilustrasi Tenaga Kesehatan
Ilustrasi penanganan pasien COVID-19 (Ilustrator: Fuad Hashim)
Pandeglang -

RSUD Berkah Pandeglang, Banten menambah 10 bed ruang perawatan isolasi untuk pasien COVID-19. Hal itu, dilakukan imbas melonjaknya angka penyebaran Corona di wilayah tersebut.

"Ya, mulai minggu ini ada penambahan 10 bed. Ada dua gedung yang kami gunakan setelah adanya peningkatan signifikan kasus COVID-19 yang tiba-tiba melonjak," kata Kasatgas COVID-19 RSUD Berkah Pandeglang Eko Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu (23/6/2021).

Eko mengaku, lonjakan COVID-19 di Pandeglang membuat tenaga kesehatan (nakes) di RS Berkah menjadi kewalahan. Tadinya, kata dia, Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat hunian tempat tidur hanya 20 persen, tiba-tiba saat melonjak menjadi 200 persen.

"Sekarang bed yang ada di RS Berkah itu 14. Dengan jumlah segitu, ternyata perawat di puskesmas dan klinik pada teriak butuh bantuan perawatan lebih lanjut karena banyak pasien yang terpapar dan harus dibawa ke rumah sakit," tutur Eko.

"Sejak semalam itu ada dua orang yang butuh perawatan di ruang isolasi. Satu dari puskesmas dan satu lagi dari RS Aulia, belum lagi ada satu orang yang masih di daftar tunggu karena memang ruang isolasinya sudah penuh," kata dia menambahkan.

Saat ini, RSUD Berkah Pandeglang keteteran akibat banyaknya nakes yang tumbang terpapar COVID-19. Padahal rencananya, Eko mau menambah jumlah nakes karena perawatan pasien Corona butuh penanganan secara total.

"Pasien COVID itu butuh total care, jadi tenaga kesehatannya juga minimal dua orang untuk menangani satu pasien. Sekarang, itu kami kekurangan karena banyak perawat yang juga terpapar kena COVID-19," ucap Eko.

Simak video '2 PR Besar DKI Jakarta dalam Penanganan Pandemi COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)