Corona di Kota Bogor Ngegas, Sehari 230 Orang Positif

M. Sholihin - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 21:06 WIB
Sultan Ingin Jogja Lockdown, Ini Kondisi Kasus Corona di Jogja
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bogor -

Kasus COVID-19 di Kota Bogor melonjak. Hari ini tercatat ada 230 orang positif Corona dan jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi angka penambahan harian selama pandemi.

"Kita harus lebih siaga dan waspada. Kenapa? Hari ini kasus positif ada di angka 230, tertinggi selama pandemi," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Selasa (21/6/2021).

Seiring dengan bertambahnya kasus positif COVID-19, kata Bima, tingkat keterisian tempat tidur juga mengalami lonjakan hingga melebihi batas normal WHO yakni 60 persen. "Tingkat keterisian tempat tidur ada di angka 78 persen, rumah sakit semakin penuh. Klaster terbanyak adalah keluarga dan diikuti oleh klaster dari luar kota," kata Bima.

Beberapa langkah akan dilakukan Pemkot Bogor guna menekan angka positif COVID-19. Salah satunya menambah tempat tidur dan ruang isolasi di seluruh rumah sakit. Selain itu, melanjutkan kebijakan ganjil genap pada akhir pekan.

"Ditargetkan dalam seminggu, ruang isolasi dan tempat tidur sudah bisa diakses oleh warga yang membutuhkan," ujarnya.

"Kebijakan ganjil genap akan terus dilanjutkan karena efektif mengurangi mobilitas warga. Ganjil genap bukan untuk kelancaran lalu lintas, tetapi sekali lagi untuk mengurangi mobilitas dari warga," kata Bima menambahkan.

Pemkot Bogor pun memberlakukan kebijakan baru terkait pembatasan jam operasional mal, kafe dan resto hingga pukul 20.00 WIB. "Pemerintah kota tidak ingin ke depan memberlakukan kebijakan yang lebih jauh lagi sehingga berdampak kepada perekonomian. Mari kita taati protokol kesehatan, terus siaga dan tetap waspada," ucap Bima menegaskan.

Simak video 'BPK Ungkap Permasalahan Pemerintah Tangani Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)