Vaksinasi Corona Sasar Warga 18 Tahun ke Atas di Bodebek-Bandung Raya

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 17:34 WIB
Sejumlah pedagang di Bandung menjalani vaksinasi COVID-19 hari ini. Vaksinasi COVID-19 dilaksanakan di mal dan toko swalayan di Kota Bandung.
Ilustrasi vaksinasi (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung -

Pemprov Jabar berupaya mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi Corona. Sasarannya warga berusia 18 tahun ke atas di Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) serta Bandung Raya.

Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian mencontohkan upaya Pemkot Bandung dalam meningkatkan cakupan vaksinasi COVID-19.

"Dilakukan oleh Kota Bandung yaitu sasaran usia di bawah 50 tahun dapat divaksinasi dengan syarat membawa dua orang lansia dan atau pra-lansia, selanjutnya mendaftarkan ke puskesmas untuk penjadwalan vaksinasinya," kata Marion dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (22/6/2021).

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Jabar pada 16 Juni 2021, masyarakat Jabar yang telah mendapat vaksinasi COVID-19 dosis pertama sebanyak 2.562.612 orang. Adapun untuk dosis kedua sebanyak 1.736.244 orang.

"Sedangkan rata-rata penyuntikan vaksin COVID-19 di Jabar saat ini sekitar 36.000-50.000 per hari. Satgas Penanganan COVID-19 Jabar pun menargetkan rata-rata penyuntikan vaksin COVID-19 mencapai 175.000 per hari pada Juli-Desember 2021," ujar Marion.

"Untuk meningkatkan rata-rata penyuntikan vaksin COVID-19, kami bersama pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota terus mematangkan rencana pembuatan sentra vaksinasi. Adapun target setiap sentra vaksinasi dalam sehari sekitar 500 sampai 1.000 orang," dia menambahkan.

Marion menjelaskan percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 akan dilakukan di Bodebek dan Bandung Raya. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor: SR.02.06/II/1599/2021.

Salah satu poin dalam SE tersebut yakni pelaksanaan pemberian vaksin COVID-19 pada seluruh penduduk usia 18 tahun ke atas pada wilayah Bogor, Depok, Tangerang Raya, Bekasi (Bodetabek) termasuk Bandung Raya dengan tetap memprioritaskan pemberian vaksinasi pada tenaga kesehatan dan tenaga penunjang di fasyankes, lansia, petugas pelayan publik dan kelompok masyarakat rentan.

"Kita sedang menyusun bagaimana nanti kegiatan ini berjalan dengan cepat dan aman. Aman itu tidak ada kerumunan karena antusiasme warga Jabar terhadap vaksinasi ini cukup baik," ujarnya.

"Jadi bagaimana kita bisa menjalankan vaksinasi untuk usia di atas 18 tahun, tapi menggerakkannya itu tidak berdampak pada kerumunan. Jadi kita sedang menyiapkan untuk Bodebek dan Bandung Raya skenario-skenarionya," kata Marion menambahkan.

Marion menilai, Polda Jabar, Polda Metro Jaya, Kodam III/Siliwangi, Kodam Jaya, dan BPBD Jabar memiliki peran penting dan berkontribusi besar dalam menyukseskan vaksinasi COVID-19 di Jabar. "Karena kalau tidak kolaborasi, tidak cepat. Sasaran Jabar itu 33 juta lebih hampir 34 juta. Jadi effort kita lebih besar dari provinsi lain. Kalau kerja sendiri, tidak akan bisa. Kolaborasi ini harus cukup kuat," jelasnya.

Selain itu, pelaksanaan vaksinasi massal sudah dilakukan di beberapa daerah. Pertama, vaksinasi massal di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, yang diikuti oleh pendidik, pedagang pasar, petugas transportasi publik, tokoh agama, atlet, keamanan, pekerja media, dan masyarakat umum lainnya.

Kedua, pelaksanaan vaksinasi massal pun digelar di Stasiun Bogor, Kota Bogor, dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Ketiga, 22 puskesmas di Kabupaten Indramayu secara serentak menggelar vaksinasi COVID-19.

(wip/bbn)