Pengungsi Positif COVID-19 di Cianjur Bertambah Jadi 59 Orang

Ismet Selamet - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 16:34 WIB
Pengungsi bencana longsor di Cianjur diswab test antigen
Pengungsi longsor di Cianjur (Foto: dokumentasi camat)
Cianjur -

Pengungsi bencana longsor yang terpapar COVID-19 kembali bertambah. Dari hasil penelusuran, didapati ada tiga orang yang positif berdasarkan hasil swab test antigen. Total pengusiran positif Corona menjadi 59 orang.

Camat Cibeber Ali Akbar, mengatakan pihaknya kembali melakukan swab test antigen pada 10 orang pengungsi, didapati jika 3 orang diantaranya positif COVID-19.

"Tadi siang kita dengan tim dari Puskesmas Cibeber melakukan test lagi. Didapati ada yang positif, jadi yang terkonfirmasi dari hasil test antigen bertambah tiga orang," ujar Ali, Jumat (18/6/2021).

"Dari yang sebelumnya 56 orang, sekarang total jadi 59 orang pengungsi yang terkonfirmasi positif dari test antigen," sambung dia.

Ali menjelaskan pihaknya masih melakukan penelusuran dan test antigen pada pengungsi lainnya. Tercatat ada sekitar 90 orang pengungsi yang akan dijemput bola untuk ditest antigen.

Pengungsi tersebut merupakan yang sudah pulang lantaran kondisi pemukiman dinilai mulai aman.

"Ada yang sudah pulang, sekitar 90 orang. Mereka juga jadi sasaran swab test, untuk memastikan apakah ada yang terpapar juga atau tidak. Jadi masih berpotensi ada penambahan, meskipun kami berharap yang 90 orang itu negatif," kata dia.

Menurut Ali, para pengungsi yang terkonfirmasi positif diisolasi di lantai 2 gedung madrasah. Pihak pengelolaan madrasah juga sudah menyetujui gedungnya dijadikan tempat isolasi.

"Kemarin malam sudah musyawarah dan sudah dapat persetujuan, lantai 2 dijadikan isolasi sementara. Tapi jika memang ada yang lebih memadai nanti kita alihkan, apalagi jika nanti ada penambahan lagi," ucap Ali.

Ali mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk segera melakukan swab test PCR. Selain itu jumlah petugas dan fasilitas kesehatan akan ditambah.

"Sudah komunikasi agar segera di swab PCR. Fasilitas sudah ada, tapi perlu ditambah agar penanganan bisa maksimal," ucapnya.

Sebelumnya, Sebanyak 56 pengungsi korban longsor dan pergerakan tanah di Desa Cibikor Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, Jawa Barat terkonfirmasi positif COVID-19. Kasus ini pun menjadi klaster pengusian korban bencana pertama di Cianjur.

Sekadar diketahui, sebanyak 214 orang mengungsi akibat longsor yang menerjang dua desa di Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (4/6/2021). Warga diminta tidak kembali ke rumah untuk sementara waktu, sebab dikhawatirkan terjadi longsoran susulan.

(mud/mud)