Corona Melonjak, BOR RS di Cirebon Nyaris Penuh

Sudirman Wamad - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 15:40 WIB
Poster
Ilustrasi penanganan pasien Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)
Cirebon -

Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Kabupaten Cirebon hampir penuh. Kondisi ini tak jauh berbeda dengan tetangganya, Kota Cirebon.

Dari data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menyebutkan BOR mencapai 90,4 persen dari kapasitas yang disediakan. Kondisi demikian membuat Pemkab Cirebon memutuskan untuk menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien positif Corona di rumah sakit.

"Ada penambahan tempat tidur, dari 475 menjadi 500 tempat tidur. Yang terpakai 452 tempat tidur, dari 500 tempat tidur. Artinya 90,4 persen," kata Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (18/6/2021).

Enny mengatakan pihaknya menambah 25 tempat tidur karena kasus pasien COVID-19 yang dirawat meningkat. Total 500 tempat tidur itu tersebar di 11 rumah sakit yang melayani pasien COVID-19.

Sebelumnya, BOR rumah sakit di Kota Cirebon, Jawa Barat, mulai kritis. Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi meminta adanya penambahan bed atau tempat tidur untuk pasien COVID-19.

"Kita sudah instruksikan untuk menambah 37 tempat tidur di RSD Gunung Jati. Sedangkan, di RS Ciremai sudah penuh," kata Agus di kantor DPRD Kota Cirebon, Kamis (17/6).

Agus menyebutkan 82 persen ruang isolasi di rumah sakit telah terisi dari total kapasitas yang disediakan. "Total ada 296 tempat tidur di ruang isolasi seluruh rumah sakit, 238 di antaranya sudah terisi pasien positif Corona. Artinya 82 persen terisi," kata Agus kepada awak media, Selasa (15/6).

(bbn/bbn)