BOR di RS Kritis, Sekda Cirebon Minta Tempat Tidur Pasien Corona Ditambah

Sudirman Wamad - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 15:39 WIB
Ilustrasi pasien di rumah sakit
Foto: Ilustrasi (iStock).
Cirebon -

Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit di Kota Cirebon, Jawa Barat, mulai kritis. Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi meminta adanya penambahan bed atau tempat tidur untuk pasien COVID-19.

"Kita sudah instruksikan untuk menambah 37 tempat tidur di RSD Gunung Jati. Sedangkan, di RS Ciremai sudah penuh," kata Agus saat berbincang dengan detikcom di kantor DPRD Kota Cirebon, Kamis (17/6/2021).

Selain meminta adanya penambahan tempat tidur bagi pasien COVID-19 di RSD Gunung Jati, Agus juga meminta agar seluruh rumah sakit di Kota Cirebon menyediakan ruang pelayanan COVID-19. Peran rumah sakit swasta bisa membantu pelayanan pasien COVID-19 di Kota Cirebon yang sedang meningkat.

"Seluruh rumah sakit minimalnya menyediakan 30 persen ruang pelayanan untuk pasien COVID-19, dari total ruangan atau tempat tidur yang ada. Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes)," kata Agus.

"Memang sekarang kasus naik. Tapi menurut penilaian kami (Satgas COVID-19 Kota Cirebon) masuk zona oranye. Tidak ada RT dan RW yang zona merah," kata Agus menambahkan.

Lebih lanjut, Agus mengaku akan memperpanjang sewa hotel untuk menampung isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala. Selama ini Satgas COVID-19 Kota Cirebon kerja sama dengan Hotel Onos untuk isolasi mandiri pasien COVID-19. Kontrak sewa dengan hotel swasta itu berakhir pada akhir bulan ini.

"Hotel juga diperpanjang (sewa) hingga tiga bulan ke depan," kata Agus.

Sebelumnya, Agus menyebutkan 82 persen ruang isolasi di rumah sakit telah terisi dari total kapasitas yang disediakan. "Total ada 296 tempat tidur di ruang isolasi seluruh rumah sakit, 238 di antaranya sudah terisi pasien COVID-19. Artinya 82 persen terisi," kata Agus kepada awak media, Selasa (15/6/2021).

Sementara itu, Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis juga mengaku mendapatkan laporan tentang kritisnya ruang isolasi pasien COVID-19 di rumah sakit. Ia meminta masyarakat untuk saling melindungi dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Kami mendapat laporan dan melihat langsung bahwa rumah sakit mulai penuh. Kita lakukan upaya-upaya maksimal menjaga kesehatan masyarakat. Mari bersikap untuk saling melindungi," kata Azis saat memberikan sambutan di rapat paripurna DPRD Kota Cirebon.

(mso/mso)