Kasus COVID-19 Melonjak, PTM di Karawang Terancam Batal

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 15:33 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Karawang -

Kasus COVID-19 di Kabupaten Karawang terus mengalami kenaikan. Kondisi itu membuat rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terancam batal.

Kadisdikpora Asep Junaedi mengatakan akan melihat terlebihdulu perkembangan kasus COVID-19 sebelum memutuskan untuk menggelar PTM. Seandainya memang tidak membaik, kegiatan PTM pada Juli mendatang terancam dibatalkan.

"PTM akan diselenggarakan pada tahun ajaran baru, bulan depan di zona hijau, tapi kita melihat situasi ke depannya, kalau di tanggal 18 Juli nanti situasi kasus COVID-19 nya landai mungkin akan terselenggara, namun bila sebaliknya, mungkin bisa dibatalkan," katanya, Jumat (18/6/2021).

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Karawang Fitra Hergyana mengungkapkan BOR rumah sakit di Karawang sudah mencapai 94,2 persen. Perihal itu, pihaknya tengah mempersiapkan penyewaan hotel sebagai antisipasi kekurangan bed.

"Saat ini lonjakan kasus COVID-19 terus meningkat setiap harinya, bahkan keterisian BOR sudah mencapai 94,2 persen atau 1.000 lebih tempat tidur sudah terisi, lebih tinggi dari Bandung, jadi upaya kita saat ini tengah mempersiapkan penyewaan hotel," kata Fitra saat dihubungi melalui telepon selular.

Sementara itu, dari data terbaru yang dilansir dari website Satgas Penanganan COVID-19 Karawang, Kamis (17/6) pukul 12.00 WIB, jumlah kasus yang tercatat sebanyak 21.620 kasus terkonfirmasi positif, naik 184 dari hari sebelumnya. Rinciannya, 835 masih perawatan, 644 isolasi mandiri, 19.464 sembuh, 677 meninggal.

Selain itu, peta sebaran COVID-19 Karawang ada 25 kecamatan zona merah, yang dua pekan sebelumnya hanya 18 kecamatan. Adapun rincian kecamatan di zona merah, antara lain, Cikampek, Ciampel, Klari, Cilamaya Wetan, Rengasdengklok, Jayakerta, Pedes, Kutawaluya, Telagasari, Karawang Timur, Karawang Barat, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Jatisari, Purwasari, Kota Baru, Majalaya, Banyusari, Rawamerta, Lemahabang, Tempuran, Cilamaya Kulon, Cibuaya, Tirtajaya, dan Tirtamulya.

Untuk zona oranye, yakni Batujaya. Sementara zona kuning, yakni Cilebar, dan Pakisjaya, dan zona hijaunya, Tegalwaru dan Pangkalan.

(mso/mso)