Puluhan Ton Ikan di Waduk Darma Kuningan Mati Mendadak

Bima Bagaskara - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 21:41 WIB
Puluhan ton ikan keramba di waduk Darma mati mendadak
Puluhan ton ikan keramba di waduk Darma mati mendadak (Foto: Bima Bagaskara)
Kuningan -

Ribuan ikan budidaya milik peternak keramba yang ada di Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat mati mendadak. Diperkirakan jumlah ikan yang mati mendadak ini mencapai puluhan ton.

Pantauan detikcom di Desa Jagara, Kecamatan Darma Kamis (17/6/2021) sore, para peternak tampak sedang mengumpulkan ikan-ikan yang mati dan membawanya dari keramba apung di tengah waduk ke tepian menggunakan perahu.

"Bener ini mati mendadak, sudah dua hari kemarin banyak yang mati ikan disini (Waduk Darma). Kalau saya sendiri ada sekitar 1,5 ton yang mati," kata Adin (47) saat berbincang dengan detikcom di lokasi.

Banyaknya ikan yang mati membuat Adin terpaksa menjual ikannya tersebut dengan harga yang sangat murah. Kata dia, ikan yang mati namun masih dalam kondisi segar dijual seharga Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu per kilogram.

"Iya dijual murah, Rp 7 ribu lah sekilonya. Kalau normalnya pas masih hidup kan kalau ikan mas harganya Rp 25 ribu, kalau ikan nila Rp 23 ribu. Jadi jelas jauh sekali, tapi daripada makin rugi, ada juga yang dikonsumsi sendiri, diolah," ucapnya.

"Saya dari satu setengah ton ikan yang mati ini sudah dihitung kerugiannya lebih dari Rp 25 juta. Kalau yang matinya lebih banyak petani lain ya kerugiannya pasti lebih besar," ucapnya.

Menurutnya faktor alam diduga menjadi penyebab matinya ikan budidaya yang ada di Waduk Darma. Adin menuturkan, peristiwa tersebut juga pernah terjadi sebelumnya.

"Cuaca ya (penyebabnya), peralihan musim hujan ke kemarau mungkin. Sebelum bulan puasa kemarin juga sempat ada yang mati gini tapi ga sebanyak ini jumlahnya," tandasnya.

Senada dengan Adin, Yoyo (35) salah seorang peternak ikan budidaya lainnya mengungkapkan selain karena faktor cuaca, kondisi air yang minim oksigen ditengarai menjadi salah satu sebab banyak ikan yang mati.

"Perubahan cuaca kemudian kondisi air yang kurang oksigen. Kalau saya yang mati ada 5 kwintal, tapi kalau keseluruhan mungkin bisa puluhan ton karena di Waduk Darma ini ada sekitar 6.000 keramba," singkatnya.

(mud/mud)