Zona Merah, Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Ditutup!

Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 15:12 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)
Kabupaten Bandung -

Pemkab Bandung memutuskan untuk menutup tempat wisata dan fasilitas olahraga. Keputusan tersebut diterapkan usai Kabupaten Bandung masuk kembali ke zona risiko tinggi atau zona merah.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebutkan bahwa Bandung Raya masuk dalam status siaga satu. Di mana ada Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat yang masuk zona merah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pihaknya telah memutuskan untuk menutup tempat wisata dan fasilitas olahraga. Penutupan tersebut dilakukan selama tujuh hari ke depan.

"Kita sudah menginstruksikan menutup tempat wisata dan tempat olah raga terutama SJH (Stadion Jalak Harupat)," ujar Dadang di kompleks Pemkab Bandung, Rabu (16/6/2021).

Kemudian, kata dia, Pemkab Bandung kembali menerapkan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi pegawai pemerintahan dan swasta. Di mana hanya ada 25 persen pegawai yang dapat masuk kerja di kantor.

"75 persen di rumah masing masing dengan tetap bekerja menggunakan Zoom meeting. Apa yang bisa dikerjakan tetap bisa memberikan kontribusi pekerjaan untuk penyelesaian, sehingga pelayanan tetap berjalan," ucap Dadang.

Selain itu, Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bandung telah membagi daerah dalam empat zona. Setiap zona tersebut memiliki penerapan kebijakan yang berbeda.

"Ada empat klaster (zona), yang pertama desa yang masih zona hijau, itu bisa melakukan kegiatan sehari hari secara normal. Kedua, zona kuning dibatasi 50 persen kegiatannya," katanya.

"Zona merahnya, kegiatan titik lokusnya nanti PPKM di tingkat RT. Jadi itu tidak seluruh desa, tapi ada RT yang sudah zona merah itu lockdown total. Ini kita lakukan selama tujuh hari dan melihat sesuai perkembangannya," tutur Dadang.

Tonton juga Video: Waduh! Kades di Bandung Keliling Bawa Pasien Cari RS Kosong

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)