Kawanan Monyet Berkeliaran di Permukiman, Warga Ciamis Resah

Dadang Hermansyah - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 13:23 WIB
Warga Ciamis diresahkan dengan kehadiran kawanan monyet
Warga Ciamis diresahkan dengan kehadiran kawanan monyet (Foto: Dadang Hermansyah)
Ciamis -

Warga Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis diresahkan dengan penampakan kawanan monyet yang berkeliaran di permukiman warga sejak beberapa hari terakhir.

Ketua RT setempat Taufik membenarkan hal tersebut. Menurutnya monyet yang lebih dari satu itu awal muncul pada Sabtu (12/6/2021). Namun sekarang kadang monyet muncul sore hari namun tidak berkelompok tapi masing-masing ada yang berukuran besar dan kecil terlihat masih muda.

"Kemarin hari Senin ada muncul 1 ekor ukurannya sedang. Kalau yang hari Sabtu ukurannya besar. Saya melihat langsung. Warga juga melihat kemungkinan ada 4 ekor, namun yang saya lihat ada 2," ujar Taufik saat ditemui di Maleber, Selasa (15/6/2021).

Taufik melihat monyet tersebut beberapa kali ke tempat sampah untuk mencari sisa makanan. Kemunculan monyet ini tidak jauh dari kawasan Sungai Cileueur yang memang masih rimbun dengan pepohonan. Monyet tersebut naik ke atap genting warga mondar-mandir hingga duduk di pagar rumah.

"Mungkin mencari makan, naik ke genting rumah warga bahkan hampir masuk ke rumah sudah sampai pagar. Jadi warga khawatir masuk ke rumah dan menyerang orang terutama anak-anak merasa takut. Juga makan buah-buahan dari pohon halaman rumah," ungkapnya.

Taufik mengaku tidak mengetahui pasti asal sejumlah monyet tersebut bisa masuk kampungnya. Namun ada dugaan monyet tersebut merupakan peliharaan yang kemudian dilepaskan di sekitar Sungai Cileueur.

Sebagai Ketua RT, Taufik telah melaporkan penampakan monyet tersebut ke kantor BKSDA wilayah III Ciamis agar dilakukan tindakan secepatnya. Sebab warga khawatir semakin lama akan berani masuk ke rumah warga.

"Petugas tadi sudah ada datang ke lokasi meninjau tempat monyet itu muncul. Rencananya akan ke sini lagi sore hari. Semoga monyet ini bisa segera ditangkap agar warga tidak resah," katanya.

(mud/mud)