Mimpi Emak Alem Terwujud, Rumah yang Nyaris Roboh Kini Nyaman Ditempati

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 15:54 WIB
Rumah emak Alem kini layak dihuni setelah diperbaiki Pemkab Karawang
Rumah emak Alem kini layak dihuni setelah diperbaiki Pemkab Karawang (Foto: Yuda Febrian)
Karawang -

'Rumahku adalah surgaku', itulah ungkapan yang dirasakan Alem (51). Senyum merekah di wajahnya setelah melihat rumahnya yang nyari roboh kini sudah diperbaiki.

Bertahun-tahun dengan keempat anaknya mereka tinggal di rumah nyaris roboh. Ibarat Beratapkan langit, dan beralaskan tanah.

Begitulah kondisi yang dulu dikisahkan oleh Emak Alem, setelah kini, saat bantuan Rutilahu (Rumah Tinggal Layak Huni) didapatkannya, ia bisa tersenyum bahagia, dan tidur tenang di kamarnya.

Wakil Bupati Aep Syaepuloh mengatakan, program rutilahu yang didapatkan Emak Alem merupakan bagian dari program Pemkab, dan ia menargetkan mampu membangun 1500 rutilahu selama periodenya.

"Kami memang menargetkan 1500 rutilahu sampai periode masa jabatan Cellica-Aep," kata Aep saat meninjau tempat tinggal Emak Alem, di Dusun Cirejag, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kamis (10/6/2021).

Di tempat sama, Kabid Perumahan Rakyat, dan Kawasan Pemukiman (PRKP), Baihaqi menuturkan, program rutilahu ini sebelumnya telah berjalan, setiap tahunnya.

"Program ini sudah berjalan periode sebelumnya, tahun 2015 sampai 2020 itu sudah 1000 rumah, dan kini berlanjut target 1500 sesuai arahan Bupati, dan Wakil Bupati," ungkapnya.

Adapun syarat penerima program rutilahu ini, sesuai dengan aturan yang ditetapkan Bupati.

"Jadi yang dapat rutilahu ini tentunya dari data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinsos, kemudian diverifikasi dari hak alas tanahnya, harus bersertifikat, juga kondisi kesejahteraan, dan kemampuan penerima dalam beban kehidupannya," jelasnya.

Seperti Emak Alem, lanjutnya, rumah yang di tempatinya ini sudah memiliki sertifikat, statusnya janda, dan memiliki empat anak.

"Jadi Emak Alem ini memang layak diberikan bantuan Rutilahu, karena status tanahnya milik sendiri, dan bersertifikat, terus dia tinggal bersama 4 anaknya yang 3 anaknya masih sekolah, sementara satu anaknya kerja serabutan, terus suaminya sudah meninggal 2 tahun lalu, juga rumahnya nyaris roboh," tuturnya.

Selain itu, untuk anggaran program rutilahu ini ada tiga anggaran, pertama dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Bantuan Provinsi, dan APBD.

"Jadi ada 3 anggaran, dari DAK itu 20 juta, Banprov itu 17 juta 500 ribu, dan APBD itu 39 juta 600 ribu," ungkapnya.

Sementara untuk ukuran rutilahu, tergantung kondisi rumah penerima."Seperti Emak Alem ini, masuk tipe 1 ukurannya 6x5 meter, dengan dua kamar, toilet, dapur, dan ruang tamu, adapun tipe 2 kelas A, dan B itu biasanya kita pakai alokasi anggaran dari DAK, atau Banprov, tapi pemkab prioritaskan kelas 1," katanya.

Kondisi rumah emak Alem sebelum diperbaiki pemerintahKondisi rumah emak Alem sebelum diperbaiki pemerintah Foto: Yuda Febrian

Ditargetkannya, program ini setiap tahun akan mengerjakan 5 rutilahu, hingga mencapai 1500 sampai masa habis periode.

"Targetnya itu bangun 5 rutilahu per tahun, sampai 1.500 rutilahu sampai habis masa periode Bupati, dan Wakil Bupati," tandasnya.

Saat detikcom berada di lokasi rumah Emak Alem, ia ungkapkan rasa bahagia, dan rasa syukurnya atas apa yang diberikan oleh pemerintah.

"Terima kasih atas bantuannya, sekarang saya bisa tidur nyenyak, tanpa harus kehujanan, kepanasan, dan keanginan lagi," ungkapnya.

(mud/mud)