Dikendalikan Napi, Eks Kurir Paket Edarkan Ganja di Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 17:59 WIB
Pengedar Ganja di Cianjur
Tersangka peredaran ganja di Cianjur. (Foto: Ismet Selamet/detikcom)
Cianjur -

Polres Cianjur menangkap pemuda, inisial FR, lantaran terlibat peredaran ganja jaringan antarpulau. Polisi menyita barang bukti ganja 3,5 kilogram. Pemuda tersebut dikendalikan napi penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) di Lampung.

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai mengatakan penangkapan dilakukan atas informasi warga berkaitan peredaran ganja. Saat masuk ke wilayah Cianjur, polisi meringkus FR.

"Ini hasil penyelidikan dan pengembangan atas laporan maraknya peredaran narkoba jenis ganja di Cianjur. Tersangka berinisial FR yang kami berhasil tangkap diketahui merupakan jaringan narkoba antarpulau yang dikendalikan oleh seorang narapidana dari lapas di Lampung," ujar Rifai, Rabu (9/6/2021).

Menurut dia, tersangka beberapa kali mengedarkan ganja ke wilayah Jabodetabek, termasuk Cianjur. Bahkan di pengiriman kali ini, tersangka membawa 15 kilogram ganja. Namun sebagian besar sudah diedarkan.

Polisi menyita barang bukti ganja seberat 3,5 kilogram yang disimpan di indekos pelaku. "Tersangka menerima total ganja seberat 15 kilogram. Namun, seberat 8 kilogram telah diedarkan di Bekasi, dua kilogram di Sukabumi, dan 1,5 kilogram di Bogor," kata Rifai.

Polisi masih mengembangkan kasus ini untuk menangkap bandar besar dan jaringannya. "Kita terus kembangkan untuk memberantas peredaran narkoba di Cianjur," ujarnya.

Tersangka dikenakan Pasal 114 (2) jo Pasal 111 (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. "Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp10 milyar," ucap Rifai.

FR mengaku awalnya berprofesi sebagai kurir jasa pengiriman barang atau paket. Dia pun beralih menjadi pengedar ganja.

"Dapat barang dari Lampung. Dia yang ngasih tau harus ambil barang dari mana. Terpaksa edarkan sabu karena faktor ekonomi," kata FR singkat.

(bbn/bbn)