Kasus COVID-19 Naik, Pemkot Bandung Minta Rumah Sakit Tambah Bed

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 11:10 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Kasus COVID-19 di Kota Bandung kembali naik. Pemkot Bandung meminta agar rumah sakit terus menambah ketersediaan bed atau tempat tidur (TT).

Data diterima detikcom dari Dinkes Kota Bandung, Rabu (9/6/2021), ada 1.237 TT digunakan dari 1.585 TT di 28 rumah sakit di Kota Bandung. Untuk keterisian berkurang 15 TT dari sehari sebelumnya dan jumlah TT ditambah 32 dari 1.553 menjadi 1.585 TT.

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan terjadi peningkatan di ruang ICU yang ada di rumah sakit di Kota Bandung. "Kalau isolasi itu di angka 78,04 persen, jadi Bandung memang ada pergerakan terutama yang bergejala, terutama di tempat-tempat ICU, jadi orang yang bergejala sekarang ini tingkatannya agak naik dari yang asalnya biasa sekarang perlu ada atensi yang lebih tinggi," kata Ema di SD Gagas Ceria, Jalan Lengkong, Bandung, Rabu (9/6/2021).

Menyikapi hal tersebut, Ema memerintahkan kepada 28 pimpinan rumah sakit di Kota Bandung agar menambah TT untuk pasien COVID-19. "Semua rumah sakit, diimbau sekarang melaksanakan menambah TT, tempat tidur," ujar Ema.

Imbauan tersebut direspons langsung oleh rumah sakit. Sebagaimana dilakukan Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung.

Dirut RSKIA Bandung Taat Tagore mengatakan pihaknya sudah menambah TT. "Beberapa hari ini penuh terus dan kami terus meningkatkan dari 70 TT kapasitasnya jadi 100 TT, bertahap ya, kemarin kita buka 85 TT," ujar Taat via sambungan telepon.

Taat menyebut, rata-rata pasien yang dirawat di RSKIA Bandung memiliki gejala dan didominasi usia dewasa. "Kalau di rumah sakit yang bergejala, kebanyakan usia dewasa menuju sepuh, yang rentan banyak gejalanya," ucap Taat.

Simak juga 'Waduh! Okupansi RS Rujukan Covid-19 Naik Terus Dalam 6 Hari Terakhir':

[Gambas:Video 20detik]



(wip/bbn)