ADVERTISEMENT

Begini Progres Pembangunan Rel Ganda Kiaracondong-Cicalengka

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 12:42 WIB
Pembangunan jalur ganda rel kereta api Jurusan Kiaracondong-Cicalengka terus dikebut, Minggu (25/4/2021). Seperti ini penampakan terkini pembangunan jalur ganda rel KA di kawasan Gedebage, Kota Bandung.
Jalur rel ganda Kircon-Cicalengka (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Pembangunan rel kereta api ganda atau double track Kiaracondong-Cicalengka terus dipercepat. Sejauh mana progres pembangunan proyek ini?

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Jawa Bagian Barat Erni Basri, menemui Wali Kota Bandung Oded M Danial untuk beraudiensi karena proyek ini ada di kawasan Kota Bandung.

"Kita audiensi dengan pak wali alhamdulillah ini kita kan harus koordinasi ya, apapun yang dikerjakan harus kita sampaikan tentunya di lapangan sudah bekerja penuh juga kita sedang membicarakan jalur ganda dan sekarang fokus di Kiaracondong double track kita akan bangun Kiaracondong-Cicalengka," kata Erni di Balai Kota Bandung, Selasa (8/6/2021).

Erni berujar, untuk tahap pertama progres pembangunan ini baru pembangunan badan jalan. Namun, masih ada lahan yang digunakan oleh warga.

"Sekarang lagi tahap pertama dan 2022 ini akan masuk tahap kedua. Tentu kita butuh lahan itu, lahan itu sangat efektif, kuta sudah punya jalur yang ada, kita manfaatkan beberapa masyarakat, sudah ada studi sudah ada jumlahnya yang harus berpindah tinggal kit! harus lebib detail lagi mensosialisasikan meskipun setahun kebelakang juga sudah sosialisasikan," ungkapnya.

Selain itu, nantinya jalur rel ganda ini bakal menunjang rel kereta cepat. "Tahap 1 ini kita masih pekerjaan badan jalan, memang disitu kondisi lahan harus sangat teknis sekali ya. Terus pekerjaan jembatan disini tidak

panjang-panjang, tapi kita sudah mulai ada setting yang baru, mungkin yang eksisting kita angkat supaya levelnya lebih baik dan kecepatan kereta yang kita targetkan harus mendukung juga setelah ada kereta cepat, Bandung ke sini jalur ganda ya beroperasi," ujarnya.

Erni menyebut, panjang double trek ini dibangun sepanjang 26 kilometer. "Kita kerjakan sekarang 14 kilometer, yang ada masih 9 kilometer, jadi 26 kilometer," ujarnya.

Ada sekitar 900 bidang bangunan yang masih di tempat warga. "Lahan yang tadi saya bilang ini tentu di Cicalengka ini yang masuknya ini kan banyak dari sana ini kita akan steriilkan. Lahan pemerintah, termasuk Kiaracondong ini lahan pemerintah.

Jadi ada seluruh 900 bidang kalau di Kiaracondong itu ada 600 bidang. kalau total dari ujung ke ujung ada 900 bidang," jelasnya.

Seperti diketahui, bangunan yang berdiri di lahan milik PT KAI itu sudah di tempati warga puluhan tahun.

"Mereka memang kalau cerita lamanya kurang hafal tapi mereka membutuhkan itu karena sudah lama ya. Ini tapi sebenarnya dari mereka yang menempati tahu ini milik pemerintah sehingga kalau mau pakai ini akan kooperatif," paparnya.

"Tapi pemerintah memberikan dukungan strategis untuk ini istilahnya ada kerohimannya ini aturannya ada kami mengawal itu," tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, kedatangan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Jawa Bagian Barat untuk berkoordinasi demi kelancaran pembangunan proyek ini.

"Program yang cukup baik untuk merespon, nanti ada KCIC dan mereka menyampaikan kepada kita untuk berkoordinasi karena didalam penataan, penertiban, pembangunan ini mungkin harus ada sosialisasi, edukasi kepada masyarakat yang mungkin jadi dampak sosial," ujar Oded.

Setelah pertemuan ini, akan ada pembentukan tim untuk melakukan sosialisasi kepada warga.
"Mereka baru merencanakan program ini, mereka datang untuk koordinasi awal, nanti akan dibuat tim di lapangan antara tim perkeretaapian dan Pemkot Bandung," pungkasnya.

(wip/mud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT