Satgas Temukan Klaster Keluarga di Balik Kasus Corona Gedung Sate

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 14:03 WIB
Gedung Sate
Foto: Gedung Sate (Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

Jumlah pengidap COVID-19 bertambah dari hasil tracing atau pelacakan kontak dari 31 pegawai Gedung Sate yang lebih dulu terpapar virus Corona. Ketua Satgas COVID-19 Jabar Daud Achmad mengatakan dari hasil penelusuran ditemukan adanya klaster keluarga.

"Jadi di Gedung Sate itu awalnya 31 yang positif, kita melakukan tracing ke 104 orang, dari 104 orang bertambah ada 9 orang yang positif. Dari hasil tracing kemudian, ternyata di sana ada klaster keluarga," kata Daud di halaman belakang Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (7/6/2021).

Daud mengatakan klaster keluarga itu terungkap ditemukannya empat orang yang positif dan alamat tinggalnya sama. Sementara itu, untuk 36 orang lainnya memiliki domisili yang berbeda-beda yang tersebar di Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

"Untuk itu kita informasikan alamatnya di mana, nanti pemerintah di masing-masing kabupaten/kota yang akan menindaklanjuti untuk tracing," ucapnya.

Dia menyebutkan 11 orang masih melakukan isolasi di kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemprov Jabar di Cimahi. Sedangkan sisanya melakukan isolasi mandiri di kediamannya masing-masing.

Terlepas dari itu, aktivitas kerja di Gedung Sate masih terbatas sampai hari ini. Pasalnya, Sekda Jabar menerbitkan surat edaran yang mengatur tentang penyesuaian sistem kerja menjadi maksimal berkapasitas 25 persen.

"Kegiatan bahwa memang hari ini sudah mulai 25 persen, sebetulnya karyawan WFH dulu, karena surat dari pak Sekda, pembatasan sampai 9 Juni. Tapi khusus karyawan sudah ada yang kerja, saya dapat laporan dari yang sehari-hari 715 orang di Gedung Sate, sekarang yang bekerja 148 orang," ujarnya.

(yum/mso)