Soroti Program Petani Milenial, Dedi Mulyadi: Urusan Kartu Tani Belum Usai

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 13:42 WIB
Calon Wagub Jawa Barat Dedi Mulyadi gunakan hak pilih di TPS 6 Kampung Krajan, Purawakarta. Ia mengaku tak ada ritual khusus di Pilkada serentak 2018.
Dedi Mulyadi (Foto: dok.detikcom)
Bandung -

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi meminta Kementerian Pertanian (Kementan) segera menyelesaikan permasalahan Kartu Tani untuk petani di Indonesia. Ia pun menyinggung konsep petani milenial yang muncul belakangan ini.

Menurut Dedi saat ini, banyak pihak yang terlena dengan berimajinasi tinggi mengenai pertanian modern, yang melibatkan petani muda atau milenial. Padahal, permasalahan mendasar para petani asli mulai dari pupuk hingga Kartu Tani tak kunjung usai.

"Kita ini jangan dulu ngomongin sesuatu yang sebenarnya tidak begitu mendasar. Kita seolah memanjakan petani milenial, ini programnya, ini stimulusnya. Tetapi petani asli yang berkorban bagi negeri ini masih sibuk dengan urusan Kartu Tani," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (4/6/2021).

Dedi mengungkapkan, keluhan petani yang kerap ia dapatkan di lapangan adalah soal permasalahan dasar, salah satunya soal Kartu Tani. Ia harap pemerintah selesai membagikan Kartu Tani kepada seluruh petani yang berhak tahun depan.

Selain Kartu Tani dan pupuk, hal lain yang perlu segera dipikirkan oleh Kementan adalah hilangnya tenaga pengatur air di hampir seluruh wilayah Indonesia karena beberapa faktor mulai dari usia hingga tekanan pekerjaan di lapangan.

Menurut Dedi, jika itu dibiarkan tanpa perencanaan yang matang maka profesi tersebut akan hilang peminat. "Kalau itu hilang jangan harap bisa panen dengan baik," kata Dedi.

Selanjutnya
Halaman
1 2