Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi COVID-19 di Sejumlah Daerah Belum Maksimal

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 31 Mei 2021 17:21 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri Halal bi Halal bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jabar dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jabar via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (21/5/2021).
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Humas Pemprov Jabar).
Bandung -

Program vaksinasi COVID-19 di beberapa daerah di Jawa Barat belum maksimal. Hal itu berimbas terhadap rata-rata jumlah vaksinasi di Jabar rendah.

"Kita ingin terus meningkatkan vaksinasi. Ada daerah yang (vaksinasi) rendah. Kabupaten Sukabumi, Kuningan dan Indramayu. Tiga daerah ini kurang maksimal dalam jumlah vaksinasi yang ditargetkan," ucap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (31/5/2021).

Kang Emil sapaannya mengatakan rendahnya proses vaksinasi ini berimbas pada jumlah rata-rata vaksinasi di Jabar. Meski tak menyebutkan jumlah dan target vaksinasi, Kang Emil mengatakan kurang maksimalnya vaksinasi ini tentu berimbas.

"Mengakibatkan rata-rata di Jabar ikut rendah," kata dia.

Terkait vaksinasi terhadap lansia juga ada tiga daerah yang dianggap masih rendah. Seperti di Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang dan Kabupaten Garut.

"Vaksinasi paling rendah. Sehingga mengakibatkan akumulasi vaksinasi lansia belum baik," tuturnya.

Sedangkan dari sisi pengetesan PCR, Kang Emil menyebut ada juga daerah yang masih rendah seperti Kabupaten Pangandaran, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Sumedang.

"Itu rata-rata satu minggu pengetesannya 100 pengetesan. Itu tolong, meningkatkan pengetesan seperti Bandung, Bekasi, Depok yang rata rata 1.000 pengetesan," ujar dia.

(dir/mso)