Cegah Kerumunan, Petugas Bubarkan Warga di Lokasi Wisata Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 23 Mei 2021 14:27 WIB
Akses menuju tempat wisata Sukabumi
Foto: Akses menuju tempat wisata Sukabumi (Istimewa).
Sukabumi -

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Kesehatan melakukan patroli dan membubarkan sejumlah warga yang kedapatan berada di lokasi wisata di Kabupaten Sukabumi hingga abai protokol kesehatan.

Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif mengatakan masih saja ada pengunjung yang memasuki kawasan wisata pantai.

"Hari ini memang benar ada aktivitas lokal yang meningkat, beberapa di antaranya kedapatan tidak menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Petugas gabungan langsung mendatangi lokasi dan meminta untuk bubar, jangan sampai memancing kerumunan orang di lokasi-lokasi wisata," kata Lukman kepada awak media, Minggu (23/5/2021).

Lukman juga mengingatkan, keputusan Pemkab Sukabumi soal penutupan lokasi wisata. Menurut Lukman petugas di titik penyekatan sudah melakukan tugasnya dengan memfilter warga yang akan masuk ke kawasan wisata.

"Harus diketahui, akses jalan bercampur dengan pemukiman dan aktivitas lokal warga. Jadi petugas tidak serta merta melakukan pemblokiran kepada mereka yang masuk, petugas dituntut untuk mampu memfilter mana wisatawan dari luar daerah dan mana warga lokal yang beraktivitas. Nomor plat kendaraan juga tidak bisa jadi acuan, karena ada juga warga sini tapi beli mobil dari luar daerah," jelas Lukman.

Sementara itu, Herdy Bima Somantri, Kabid Komukasi Publik pada Dinas Infokom, Kabupaten Sukabumi sekaligus Satgas Informasi Koordinasi COVID-19 mengatakan sudah ada penempatan petugas untuk memantau di titik-titik wisata.

"Hasil pantauan kami di kondisi di sepanjang Pantai Palabuhanratu tidak terjadi kerumunan pengunjung walaupun masih ada beberapa wisatawan lokal yang melakukan wisata di area tersebut," kata Herdy.

Ia juga menjelaskan hari ini petugas gabungan hingga seluruh perangkat daerah terkait bahkan seluruh camat agar melakukan penyisiran serta melakukan antisipasi penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19.

"Beberapa petugas disiapkan untuk melakukan test antigen di lokasi tempat wisata dengan random sample, kami tetap menghimbau masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, karena kesehatan lebih penting dan sangat berharga," ujar dia.

(sya/mso)