Gadis Difabel di Pandeglang Ternyata Dicabuli Ayah Kandung Sejak 2013

Rifat Alhamidi - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 10:57 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi (Foto: Andhika Akbarayansyah)
Pandeglang -

Kasus pencabulan yang menimpa seorang gadis difabel sebut saja Bunga (16) asal Kecamatan Bojong, Pandeglang, Banten perlahan mulai terungkap. Korban rupanya sudah dipaksa melayani nafsu bejat pria hidung belang yang salah satunya tak lain merupakan bapak kandungnya sendiri sejak tahun 2013 silam.

"Kasus ini sebetulnya terulang lagi, dulu pernah kejadian pas tahun 2013. Korbannya juga masih orang yang sama," kata Hendra Wahyudi, kepala desa di tempat tinggal Bunga saat dihubungi detikcom, Selasa (18/5/2021).

Sepengetahuan Hendra, saat itu kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. JM yang merupakan bapak kandung korban, berjanji tidak akan mengulangi perbuatan bejatnya lagi dan berani bertanggung jawab jika suatu saat Bunga dinyatakan hamil.

"Korban ini, mohon maaf, memiliki keterbelakangan mental, dia kadang diajak ngobrol sama orang juga tidak nyambung. Waktu itu diselesaikan secara kekeluargaan," ungkap Hendra.

Setelah lama tak terdengar kabar, pada Rabu (7/4/2021) sekira pukul 10.30 WIB Bunga kembali harus mengalami trauma yang tidak bisa dia bayangkan. Kali ini, tetangganya sendiri UK (30) tega memaksanya untuk berhubungan badan saat korban baru saja beres mandi dari sumur.

"Waktu korban pulang dari sumur, dia ketemu sama pelaku UK. Terus dipaksa berhubungan badan dengan cara membuka handuk korban kemudian dibawa ke semak-semak," kata Kapolsek Bojong AKP Sukarman.

Penderitaan Bunga tidak selesai sampai di sana. Pada Jumat (14/5/2021) kemarin, korban kembali menjadi sasaran pelampiasan nafsu bejat yang kali ini dilakukan oleh pamannya sendiri berinisial SK alias Sarkod (35).

Saat itu, korban yang sedang bermain di rumah pelaku, dipaksa untuk berhubungan badan di ruangan dapur. Meski sempat mengalami trauma, korban akhirnya mau buka suara dan melaporkan aksi pemerkosaan yang dilakukan 3 pria bejat tersebut.

"Kalau berdasarkan pengakuan, mereka bertiga ini bilangnya baru sekali berhubungan badan dengan korban. Tapi untuk lebih jelasnya, nanti bisa langsung ditanyakan saja ke Unit PPA Polres Pandeglang yah," ucap Sukarman.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengamankan 3 pria yang diduga tega mencabuli seorang gadis berumur 16 tahun di Kecamatan Bojong, Pandeglang, Banten. Ketiga pria yang diamankan itu yakni SK alias Sarkod (35), UK (30) dan JM (51).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku diancam Pasal 81 jo 76D dan atau Pasal 82 jo 76E UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara.

(mud/mud)