Kendaraan Wisatawan Padati Jalur Alternatif Cirebon-Kuningan

Bima Bagaskara - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 18:03 WIB
Jalur Alternatif Kuningan-Cirebon Dipadati Wisatawan
Kepadatan kendaraan di jalur alternatif Kuningan-Cirebon. (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)
Kuningan -

Jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Kuningan dengan Cirebon tepatnya di pertigaan Mandirancan, Jumat (14/5/2021) sore, terpantau dipadati kendaraan. Kepadatan kendaraan diakibatkan membeludaknya minat masyarakat untuk berkunjung ke tempat wisata di Kuningan saat momen libur Lebaran 2021 dengan melintasi jalur alternatif ini.

Pantauan detikcom, pukul 17.20 WIB, tampak petugas gabungan yang bersiaga di Pos Pengamanan Lebaran Mandirancan langsung turun tangan mengurai kemacetan. Petugas memasang traffic count dan menerapkan sistem buka tutup.

Iptu Junaedi Kapospam Mandirancan mengatakan padatnya arus lalu lintas pada sore hari disebabkan karena masyarakat, khususnya asal Cirebon, berwisata ke Kuningan. "Untuk arus lalulintas baik roda dua maupun roda empat yang melintas sore ini terjadi peningkatan. Ini kaitannya dengan objek wisata yang dibuka pada libur Lebaran ini," kata Junaedi di lokasi.

Ia menjelaskan tempat wisata yang ditutup pada pukul 16.00 WIB membuat banyak masyarakat yang ingin kembali ke rumah pulang secara bersamaan. Akibatnya kendaraan wisatawan itu bertemu di pertigaan Pos Pengamanan Mandirancan dan mengakibatkan kemacetan.

"Mereka rata-rata pulang wisata karena tempat wisata ditutup jam empat. Jadi, jam segini otomatis membeludak yang pulang," ujar Junaedi.

"Jadi kita atur, kalau agak padat dari arah Cilimus kita prioritaskan, begitu juga dari arah Pasawahan. Dua arah itu yang paling padat, jadi kita terapkan sistem buka tutup," tutur dia menambahkan.

Junaedi memprediksi arus lalu lintas di pertigaan Mandirancan ini akan semakin meningkat pada Sabtu dan Minggu besok. "Prediksi kita dua hari ke depan akan terjadi lonjakan dibandingkan hari sekarang," ucap Junaedi.

(bbn/bbn)