Cegah Penumpukan Kendaraan, Polisi Karawang Terapkan Skema Filterisasi

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 19:10 WIB
Penyekatan di Perbatasan Karawang-Bekasi normal kembali usai sempat diterobos dan diblokade pemudik
Pos penyekatan Karawang-Bekasi (Foto: Wilda Nufus/detikcom)
Karawang -

Polres Karawang menerapkan skema filterisasi untuk mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah pos penyekatan pemudik. Langkah ini juga mengantisipasi penerobosan.

Ada empat titik penyekatan antara lain pos Tanjungpura, Bundaran Kepuh, Mayasari Klari, dan Simpang Gamon Jatisari.

Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra menuturkan skema filterisasi itu berlangsung kurang lebih 15 menit, dalam upaya penguraian kepadatan arus mudik.

"Jadi kurang lebih 15 menit, saat arus pemudik padat, agar bisa terurai," ungkap Rama kepada wartawan, Senin (10/5/2021).

Menurutnya skema penguraian kepadatan arus mudik dilakukan antara pos sekat Karawang dan Bekasi.

"Seperti dilepaskannya pemudik di Pos Sekat Kedungwaringin, merupakan bagian dari skema filterisasi pemudik, bukan dijebol," ungkapnya.

Ia menjelaskan pihaknya juga menebalkan penjagaan di empat titik yang menjadi prioritas."Pos sekat Tanjungpura, Bundaran Kepuh, Mayasari Klari, dan Simpang Gamo Jatisari menjadi prioritas untuk penebalan penjagaan antisipasi lonjakan pemudik jelang lebaran," jelas dia

"Mengantisipasi seperti kejadian pemudik yang menerobos pos penyekatan, kami perketat penjagaan, dengan penebalan personel, khususnya di titik krusial Tanjungpura ini," kata Rama.

Ia mengatakan, penambahan personel di titik krusial, Pos Sekat Tanjungpura, diambil dari personel pos Sekat Kupoh.

"Jadi personel Pos Sekat Kupoh, ditarik, dan ditempatkan di Pos Sekat Tanjungpura sebagai penebalan penjagaan, jadi total 140 personil, yang sebelumnya 70 personel," tandasnya.

Sebelumnya, dini hari tadi, belasan ribu pemudik dengan kendaraan roda dua, padati jalur pos sekat Tanjungpura, dari rilis dinas perhubungan (Dishub), Karawang ada sekitar 17923 kendaraan roda dua, dan 425 kendaraan roda empat. Data tersebut menyatakan semua kendaraan diputar balik, dari roda dua, maupun roda empat.

Kepadatan pemudik tersebut juga, dampak dari diloloskannya para pemudik di pos sekat Kedungwaringin, Bekasi. Dari pantau detikcom dini hari tadi, pemudik yang tertahan di penyekatan Kedungwaringin, Bekasi, didominasi kendaraan roda dua akhirnya diperbolehkan jalan tanpa ada pemeriksaan apapun.

(mud/mud)