75 Travel Gelap Disita Selama Penyekatan di Jabar

Syahdan Alamsyah - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 17:20 WIB
Wakapolda Jabar Brigjen Eddy Sumitro Tambunan
Wakapolda Jabar Brigjen Eddy Sumitro Tambunan (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi -

Wakapolda Jawa Barat Brigjen Eddy Sumitro Tambunan mengecek kesiapan Pos PAM Wisata di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Hingga kini, menurut Eddy, Polda Jabar telah memutar balik sebanyak 33 ribu kendaraan dan menyita 75 travel gelap yang terjaring penyekatan.

"Ini rangkaian kegiatan kita, pengecekan terhadap operasi ketupat di jajaran Polda Jawa Barat salah satunya di Sukabumi sekarang ini. Antisipasi lonjakan wisata, prokes, 3 M, itu yang kita nilai. Sampai saat ini yang tidak berkepentingan tidak usah keluar, ikuti imbauan pemerintah tetap jaga jarak, perhatikan protokol kesehatan," kata Eddy, Sabtu (8/5/2021).

Aksi tegas polisi ini terkait aturan larangan mudik yang diterapkan pemerintah. "Wilayah Jabar ada 158 titik, ada 105 kendaraan kita periksa, 33 ribu yang kita putar balik karena terindikasi mudik kemudian ada 75 travel gelap kita sita," ucap Eddy.

Terkait antisipasi lonjakan wisatawan saat Lebaran di lokasi wisata, ditegaskan Eddy saat ini di wilayah Jabar belum ada yang berstatus zona hijau.

"Untuk saat ini Jawa Barat belum ada yang hijau. Masih kuning, orange, merah bahkan ada. Untuk Sukabumi kuning, pola pengamanan di tempat wisata pengunjung tidak boleh lebih dari 50 persen. Kalau sudah hampir mendekati 50 persen kita alihkan, kan ini ruang terbuka, akan kita alihkan, sampai nanti (jumlah pengunjung) tidak lebih dari 50 persen," ujar Eddy.

Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Riki FM menjelaskan soal beberapa titik penyekatan di perbatasan Sukabumi. Menurut Riki, kegiatan pengetatan yang dilakukannya sesuai dengan perintah langsung dari pemerintah soal larangan mudik.

"Larangan mudik ini dibagi menjadi tiga kegiatan, pertama dari tanggal 22 April-5 Mei, kemudian larangan mudik mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei, kemudian pascalarangan mudik mulai tanggal 18 Mei sampai 24 Mei," kata Riki, beberapa waktu lalu.

(sya/bbn)