Terjaring Penyekatan, Sopir Travel Gelap Ngamuk di GT Cikampek

Dian Firmansyah - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 13:54 WIB
Purwakarta -

Seorang sopir travel gelap ngamuk kepada petugas yang menyekatnya di Gerbang Tol (GT) Cikampek, Purwakarta, Jawa Barat. Sopir bernama Ferry ini tidak terima kendaraannya diputar balik.

Dia terjaring penyekatan oleh petugas karena terbukti membawa penumpang yang hendak mudik dan tidak bisa menunjukkan surat sehat. Fetty juga membawa mobil pribadi dengan pelat hitam.

"Hari ini sudah tiga kendaraan pribadi pemudik yang ke Indramayu dikembalikan, tadi ada sopir travel gelap. Ya biasa, mereka coba-coba mudik, tapi kena penyekatan petugas. Kita periksa mereka sudah dipungut biaya dan berbeda tujuan, mereka tidak bisa menunjukkan surat antigen," ujar Kapolsek Bungursari Kompol Agus Wahyudin, Sabtu (08/05/2021).

Agus mengatakan selain travel gelap, terdapat satu unit ambulans diputar balik karena menunjukkan surat hasil antigen tahun 2020. Ambulans itu tidak melengkapi surat jalan dari perusahaannya.

Pada tiga hari penyekatan pemudik, arus lalu lintas cukup menurun dibanding hari sebelumnya. Namun masih banyak pemudik yang tetap melakukan perjalanan.

Ferry, sopir travel gelap, membawa penumpang dari Bekasi hendak ke jalur Pantura. Namun kendaraan itu diputarbalikkan oleh polisi. Ferry mengakui melanggar aturan pemerintah, namun ia kekeuh ingin melanjutkan perjalanan.

Ia ngamuk dan mencak-mencak kepada polisi. Sopir travel gelap ini terpaksa mengangkut pemudik karena mencari rezeki untuk anak dan istri.

"Saya akui saya salah, tapi lihat dari sisi kemanusiaan. Kalau harus putar balik lagi, berarti saya enggak bisa cari rezeki," ujar Ferry.

Polisi akhirnya memasang stiker di bagian kaca mobil Ferry sebagai tanda kendaraan yang sudah diputar balik saat penyekatan.

(bbn/bbn)