29 Warga Cianjur Keracunan Olahan Kulit Sapi

Ismet Selamet - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 15:26 WIB
Cianjur -

29 orang tumbang akibat menyantap olahan kulit sapi di Desa Salagedang, Cianjur. Mereka menikmati makanan itu selepas berbuka puasa. Satu orang di antaranya harus menjalani perawatan intensif.

Informasi dihimpun, warga yang keracunan ini berasal dari tiga kampung di Desa Salagedang. Awalnya mereka membeli olahan kikil atau kulit dari pedagang keliling, Kamis (6/5) malam.

Tidak lama setelah menikmati kulit tersebut, beberapa warga mengeluhkan pusing dan mual. "Kemarin magrib beli kulit, saya beli delapan potong. Dibagiin juga ke tetangga yang mau. Tapi setelah makan, saya merasa pusing dan mual, sempat muntah juga. Ternyata bukan hanya saya, tetangga yang ikut makan mengalami hal yang sama," ujar Siti Saadah, salah satu korban keracunan, Jumat (7/5/2021).

Pagi harinya, Siti dibawa ke Puskesmas Cibeber lantaran kondisi memburuk. Dia terkejut karena bukan hanya dia dan tetangganya yang mengalami keracunan, ternyata banyak warga dari dua kampung lainnya yang keracunan.

"Gejalanya sama, mulai dari mual sampai diare. Tadi pagi juga ada beberapa orang yang dibawa ke puskesmas," ucap Siti.

Dokter Umum Puskesmas Cibeber Nina Winarti mengatakan laporan terjadinya keracunan mulai diterima pihaknya pada Kamis malam hingga Jumat pagi. "Dari semalam informasi adanya korban masuk. Sebagian ada yang diperiksa di rumah, dan sebagian lagi dirawat di Puskesmas. Total ada 29 orang," kata dia.

Menurut Nina, satu korban harus menjalani perawatan intensif lantaran mengalami keracunan saat kondisi hamil tiga bulan. "Sebagian besar sudah kembali pulang dan istirahat di rumah. Tapi ada yang kondisinya cukup parah, mungkin karena sedang hamil. Pasien tersebut kami pantau terus," ujar Siti.

Dia mengaku belum bisa memastikan penyebab terjadinya keracunan massal tersebut. Namun sampel kulit olahan sudah dibawa untuk dilakukan tes laboratorium.

"Penyebab pastinya belum tahu, tapi sampel makanannya sudah dibawa dan diuji lab," ucap Siti.

(bbn/bbn)